HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN KEPALA KELUARGA DENGAN TINGKAT PENYEDIAAN RTH PEKARANGAN (Studi Kasus di Desa Pangkah Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal)

Yuni Izzati Widyaningsih, 3201408083 (2013) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN KEPALA KELUARGA DENGAN TINGKAT PENYEDIAAN RTH PEKARANGAN (Studi Kasus di Desa Pangkah Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN KEPALA KELUARGA DENGAN TINGKAT PENYEDIAAN RTH PEKARANGAN (Studi Kasus di Desa Pangkah Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal)) - Published Version
Download (3626Kb)

    Abstract

    Penurunan kualitas fisik lingkungan hidup yang disebabkan oleh berbagai pencemaran memunculkan adanya kebijakan tentang Ruang Terbuka Hijau (RTH), lebih spesifiknya RTH Pekarangan. Indikator keberhasilan pendidikan adalah meningkatnya kualitas hidup seseorang dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk didalamnya aspek lingkungan hidup seperti penyediaan RTH Pekarangan. Tinggi-rendahnya pendapatan seseorang turut serta berperan dalam usaha penyediaan RTH Pekarangan, mengingat hal tersebut bukanlah kebutuhan primer. Pelaksana kebijakan penyediaan RTH Pekarangan meliputi berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pemerintah hingga kepala keluarga yang berhubungan langsung dengan ekosistem pekarangan. Tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui tingkat pendidikan, pendapatan dan penyediaan RTH Pekarangan oleh kepala keluarga Desa Pangkah (2) untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkat penyediaan RTH Pekarangan, (3) untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendapatan dengan tingkat penyediaan RTH Pekarangan, (4) untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dan pendapatan dengan tingkat penyediaan RTH Pekarangan. Populasinya adalah kepala keluarga yang memiliki rumah tinggal dan pekarangan di Desa Pangkah Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal. Jumlah populasi adalah 2.233 orang. Teknik pengambilan sampelnya proportionate stratified random sampling. Melalui rumus Slovin diperoleh sampel sejumlah 96 orang. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu (1) tingkat pendidikan, (2) tingkat pendapatan. Sedangkan variabel terikatnya adalah tingkat penyediaan RTH Pekarangan.Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket dan panduan observasi.Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah Deskriptif Persentase dan Korelasi Ganda dengan rumus korelasi product moment dari Karl Pearson. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kepala keluarga di Desa Pangkah memiliki tingkat pendidikan yang bervariasi, yaitu 33% SMA, 23% SD, 20% SMP, 14% PT, dan 5%tidak sekolah. Tingkat pendapatan 90% rendah (kurang dari Rp.1.310.000,00) perbulan. Sedangkan tingkat penyediaan RTH Pekarangan 74% sedang dan 26% tinggi dengan perincian Koefisien Dasar Bangunan 70% telah mencapai kriteria, Koefien Dasar Hijau 40% telah mencapai kriteria, luas RTH Pekarangan 57% telah mencapai kriteria, serta penyediaan pohon pelindung 76% telah mencapai kriteria, dilengkapi dengan semak/perdu yang relatif baik dan tanaman rumput yang minim. Ada hubungan positif antara tingkat pendidikan kepala keluarga dengan tingkat penyediaan RTH Pekarangan dengan perolehan rhitung sebesar 0,610, sedangkan tingkat pendapatan memiliki hubungan positif dengan perolehan rhitung sebesar 0,519 jika dilihat dalam uji hipotesis secara parsial. Sedangkan jika dilihat dari uji hipotesis secara bersamasama diketahui bahwa ada hubungan yang kuat antara tingkat pendidikan dan pendapatan keluarga dengan tingkat penyediaan RTH Pekarangan dengan perolehan rhitung sebesar 0,625. Kesimpulan yang dapat diambil oleh peneliti antara lain: (1) kepala keluarga di Desa Pangkah memiliki tingkat pendidikan terbanyak lulus SMA (33%), tingkat pendapatan 90% rendah (kurang dari Rp.1.310.000,00) perbulan, tingkat penyediaan RTH Pekarangannya pada umumnya (74%) sedang, (2) ada hubungan positif antara tingkat pendidikan kepala keluarga dengan tingkat penyediaan RTH Pekarangan, (3) ada hubungan positif antara tingkat pendapatan kepala keluarga dengan tingkat penyediaan RTH Pekarangan, (4) ada hubungan positif yang kuat antara tingkat pendidikan dan pendapatan kepala keluarga dengan tingkat penyediaan RTH Pekarangan. Saran yang diajukan adalah (1) perlunya meningkatkan partisipasi menempuh pendidikan formal yang tinggi untuk masyarakat, serta perlu adanya pembinaan pendidikan kelingkungan di berbagai jenjang pendidikan untuk instansi pendidikan terkait, (2) meningkatkan pendapatan dengan optimalisasi agrowisata dan aktifitas ekonomi lainnya, (3) perlu adanya sosialisasi, koordinasi serta mengupayakan kegiatan yang berkaitan dengan penyediaan RTH Pekarangan dari berbagai pihak.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, kepala keluarga, penyediaan RTH Pekarangan
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 14 Apr 2014 10:40
    Last Modified: 14 Apr 2014 10:40

    Actions (login required)

    View Item