PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA ANTARA PENGGUNAAN MEDIA MODEL DENGAN GAMBAR PADA KOMPETENSI DASAR SEJARAH PEMBENTUKAN MUKA BUMI DI SMA NASIONAL SIDAREJA TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Dwi Purnamasari, 3201407026 (2013) PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA ANTARA PENGGUNAAN MEDIA MODEL DENGAN GAMBAR PADA KOMPETENSI DASAR SEJARAH PEMBENTUKAN MUKA BUMI DI SMA NASIONAL SIDAREJA TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA ANTARA PENGGUNAAN MEDIA MODEL DENGAN GAMBAR PADA KOMPETENSI DASAR SEJARAH PEMBENTUKAN MUKA BUMI DI SMA NASIONAL SIDAREJA TAHUN PELAJARAN 2012/2013) - Published Version
Download (3551Kb)

    Abstract

    Hasil belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor penghambat hasil belajar dikelompokkan menjadi faktor dari dalam diri siswa (faktor internal) dan faktor dari luar (eksternal). Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah hasil belajar siswa pada Kompetensi Dasar Sejarah Pembentukan Muka Bumi dengan menggunakan media model di SMA Nasional Sidareja tahun pelajaran 2012/2013?, 2) Bagaimana hasil belajar siswa pada Kompetensi Dasar Sejarah Pembentukan Muka Bumi dengan menggunakan media gambar di SMA Nasional Siareja tahun pelajaran 2012/2013?, 3) Apakah hasil belajar siswa pada Kompetensi Dasar Sejarah Pembentukan Muka Bumi dengan menggunakan media model di SMA Nasional Sidareja lebih baik dari pada menggunakan media gambar?. Tujuan penelitian ini: 1) Untuk mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan media model pada Kompetensi Dasar Sejarah Pembentukan Muka Bumi di SMA Nasional Sidareja tahun pelajaran 2012/2013, 2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan media gambar pada Kompetensi Dasar Sejarah Pembentukan Muka Bumi di SMA Nasional Sidareja tahun pelajaran 2012/2013, 3) Untuk membuktikan hasil belajar siswa antara pembelajaran menggunakan media model lebih baik dari pada menggunakan media gambar Kompetensi Dasar Sejarah Pembentukan Muka Bumi di SMA Nasional Sidareja tahun 2012/2013. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Nasional Sidareja. Subjek penelitian di SMA Nasional Sidareja terdiri dari kelas X1, X2 dan X3. Setelah dilakukan analisis terhadap kelas X1, X2 dan X3 maka ketiga kelas tersebut memiliki rata-rata dan varians yang hampir sama atau dikatakan homogen. Penentukan subjek untuk kelas eksperimen dan kontrol dilakukan dengan teknik pemasangan secara acak (Randomized Sampling) dimana kelas yang mempunyai rata-rata dan varians paling mendekati dijadikan sebagai kelas eksperimen dan kontrol. Hasil dari pemasangan secara acak maka diperoleh kelas X3 sebagai kelas eksperimen dengan pembelajaran menggunakan media model dan kelas X2 sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran menggunakan media gambar. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan tes. Metode analisis dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa antara kelompok eksperimen dan kontrol terdapat perbedaan hasil belajar hal ini dilihat dari perolehan analisis hasil belajar menggunakan uji perbedaan satu pihak (uji t) pihak kanan menunjukkan t hitung sebesar 2,204 dan t tabel 2,009 dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 26+26-2 = 50, karena t hitung 2,204 > t tabel 2,009 berarti Ho ditolak, karena t hitung berada pada daerah penolakan Ho, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kontrol dimana kelompok eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan media model pada siswa kelas X di SMA Nasional Sidareja tahun pelajaran 2012/2013 lebih baik dibanding dengan media gambar. Saran yang peneliti dapat sampaikan untuk guru geografi SMA Nasional Sidareja adalah guru dapat memanfaatkan penggunaan media model dalam pembelajaran Geografi khususnya materi Sejarah Pembentukan Muka Bumi karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa sebab media model dapat menampilkan objek materi dengan bentuknya yang menyerupai benda aslinya sehingga materi mudah dipahami oleh siswa. Penerapan media model pada penerapannya memiliki keterbatasan diantaranya karena media dibuat dengan skala yang tidak sesuai standar aslinya maka kadang terjadi salah interpretasi oleh siswa mengenai ukuran yang sebenarnya. Oleh karena itu apabila guru memanfaatkan media model sebaiknya ukuran model dibuat dengan skala yang sesuai dengan benda aslinya sehingga kesalahan interpretasi mengenai ukuran objek materi dapat diantisipasi.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Hasil Belajar, Media Model, Media Gambar
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 14 Apr 2014 06:56
    Last Modified: 14 Apr 2014 08:59

    Actions (login required)

    View Item