SUMBANGAN USAHA PETERNAK SAPI PERAH TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN MUSUK KABUPATEN BOYOLALI

DEFI HERAWATI, 3250408010 (2013) SUMBANGAN USAHA PETERNAK SAPI PERAH TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN MUSUK KABUPATEN BOYOLALI. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (SUMBANGAN USAHA PETERNAK SAPI PERAH TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN MUSUK KABUPATEN BOYOLALI) - Published Version
Download (3536Kb)

    Abstract

    Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali yang menunjukkan perkembangan usaha peternak sapi perah yang merupakan sumber mata pencaharian sampingan penduduk. Berkembangnya usaha ternak sapi perah tentunya dapat memberikan sumbangan pendapatan rumah tangga peternak sapi perah sehingga sumbangan usaha ternak sapi perah dan persebaran peternak sapi perah perlu dikaji dan dideskripsikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui pola keruangan persebaran ternak sapi perah, mengetahui daerah jangkauan pemasaran hasil produksi ternak sapi perah, mengetahui besar sumbangan pendapatan ternak sapi perah terhadap pendapatan rumah tangga peternak sapi perah. Populasi penelitian yaitu keseluruhan peternak sapi perah yang tersebar di 20 Desa di Kecamatan Musuk sebesar 11.788 kepala keluarga. Penelitian ini menggunakan Teknik pengambilan sampel metode proportional sampling. Variabel penelitian adalah pola keruangan persebaran peternak sapi perah dengan menggunakan analisis tetangga terdekat, jangkauan pemasaran hasil produksi usaha ternak sapi perah meliputi cara pemasaran dan daerah jangkauan pemasaran, sumbangan usaha peternak sapi perah terhadap pendapatan rumah tangga atau keluarga peternak. Metode penelitian menggunakan metode survey, dokumentasi dan wawancara. Alat pengumpul data menggunakan GPS dan instrumen. Analisis data dengan cara deskriptif presentase dan analisis peta. Hasil penelitian yaitu persebaran peternak sapi perah di Kecamatan Musuk menyebar di 20 Desa. Persebaran usaha peternak sapi perah paling tinggi di Desa Sukorejo, dan paling rendah di Desa Dragan Daerah jangkauan pemasaran hasil produksi usaha peternak sapi perah menjangkau sampai ke luar Kecamatan dan luar Kabupaten. Diambil dari GKSI Boyolali (25,25%). Cara pemasaran yang diambil ke peternak oleh peloper dari Kabupaten Klaten (21,21%), Peloper dari Kecamatan Mojosongo (20,20%), KUD Musuk (23,23%), dan KUD Cepogo(10,10%). Asal modal pengusaha berasal dari bank, pinjaman pabik dan modal sendiri. Biaya pemeliharaan dan operasional peternak sapi perah kurang dari Rp.50.000,00 (75,75%), Rp.50.000,00 – Rp.100.000,00 (22,22%), lebih dari Rp.100.000,00 (2,02%). Sumbangan Usaha peternak sapi perah terhadap pendapatan keluarga rata-rata per hari Rp.107.829,00/hari, jika di hitung perbulan menjadi Rp.10.675.100,00/bulan. Kebutuhan rata-rata menghabiskan Rp. 61.355,00/hari dengan rata-rata pengeluaran per bulan Rp. 6.074.170,00/bulan. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah persebaran lokasi usaha peternak sapi perah secara geografis di Kecamatan Musuk tersebar di 20 Desa. Desa yang paling tinggi peternak sapi perah berada di Desa Sukorejo mencapai 9,77%, sedangkan terendah di Desa Dragan 1,98%. Terkait dengan hasil penelitian, maka peneliti memberikan saran bahwa perlu peternak perlu melakukan hubungan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan supaya mendapatkan bimbingan dan penyuluhan demi kemajuan usaha peternak sapi perah di Kecamatan Musuk, sehingga keuntungan hasil produksi susu yang diperoleh dapat maksimal.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Usaha Peternak Sapi Perah, Pendapatan
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 13 Jan 2014 11:16
    Last Modified: 13 Jan 2014 11:16

    Actions (login required)

    View Item