Persepsi Guru Non Penjasorkes terhadap Kinerja Guru Penjasorkes Wilayah Dabin III dan IV Kecamatan Gunungpati Kota Semarang

M. Ziani, 6101907100 (2009) Persepsi Guru Non Penjasorkes terhadap Kinerja Guru Penjasorkes Wilayah Dabin III dan IV Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Masalah yang dihadapi oleh lembaga pendidikan di Indonesia adalah masih rendahnya tingkat kemampuan dan profesionalisme guru dalam mengelola pembelajaran dan administrasinya. Di sebagian besar lembaga pendidikan yang ada, sekian banyak tenaga pendidikan menunjukkan kemampuan dan tingkat profesionalismenya masih sangat kurang. Dapat diamati pada pelaksanaan proses pembelajaran atau dalam kegiatan pengolahan administrasi pembelajaran. Berbagai masalah yang berkaitan dengan kondisi guru, antara lain: (1) adanya keberagaman kemampuan guru dalam proses pembelajaran dan penguasaan pengetahuan, (2) belum adanya alat ukur yang akurat untuk mengetahui kemampuan guru, (3) pembinaan yang belum mencerminkan kebutuhan, dan (4) kesejahteraan guru yang belum memadai. Hal tersebut akan berdampak pada rendahnya kualitas pendidikan. Permasalahan penelitian adalah Bagaimana persepsi guru non penjasorkes terhadap kinerja guru penjasorkes Sekolah Dasar di Dabin III dan IV UPTD Pendidikan Kecamatan Gunungpati Kota Semarang? Tujuan penelitian untuk mengetahui kinerja guru Penjasorkes di Dabin III dan IV Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Populasi penelitian ini adalah guru non Penjasorkes Dabin III dan IV Kecamatan Gunungpati Kota Semarang yang berjumlah 116 orang. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling yaitu mengambil seluruh guru non penjasorkes sebagai sampel. Variabel penelitian ini adalah persepsi guru non penjasorkes terhadap kinerja guru Penjasorkes. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan angket. Data dianalisis menggunakan secara deskriptif dengan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru non penjasorkes terhadap kinerja guru penjasorkes Dabin III dan IV Kecamatan Gunungpati Kota Semarang secara umum baik dengan persentase skor 68,97%. Ditinjau dari tiap-tiap aspek kinerja guru penjasorkes diketahui pada aspek kepribadian telah baik dengan persentase skor 81,03%, aspek kompetensi pedagogik baik dengan persentase skor 54,31%, aspek kompetensi profesional baik dengan persentase skor 55,17% dan aspek kompetensi sosial cukup baik dengan persentase skor 82,76%. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian bahwa kinerja guru Penjasorkes di Wilayah Dabin III dan IV Kecamatan Gunungpati Kota Semarang belum menguasai seluruh kompetensi yang disyaratkan dengan baik, untuk itu saran yang diberikan : 1) Hendaknya guru Penjasorkes tingkat Sekolah Dasar di Wilayah Dabin III dan IV Kecamatan Gunungpati kota Semarang hendaknya menyadari arti penting kinerjanya dan berusaha meningkatkan kompetensinya sebagai pendidik melalui berbagai sumber, 2) Bagi sekolah hendaknya memberikan kesempatan bagi guru untuk mengembangkan kompetensi misalnya dengan memberikan fasilitas kepada guru Penjasorkes.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 30 Apr 2011 07:19
Last Modified: 25 Apr 2015 00:37

Actions (login required)

View Item