REKONSTRUKSI CERITA RAKYAT ASAL-USUL GIRILANGAN BANJARNEGARA

Cahya Dewi Purnamasari, 2601409057 (2013) REKONSTRUKSI CERITA RAKYAT ASAL-USUL GIRILANGAN BANJARNEGARA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (REKONSTRUKSI CERITA RAKYAT ASAL-USUL GIRILANGAN BANJARNEGARA)
Download (2609Kb)

    Abstract

    Cerita rakyat adalah sebuah cerita yang dilahirkan oleh masyarakat dan dimiliki oleh suatu wilayah tertentu sebagai bagian dari kebudayaan yang diwariskan oleh masyarakat secara kolektif dan turun-temurun dari waktu ke waktu dalam bentuk lisan. Fungsi cerita rakyat adalah sebagai hiburan atau bahkan suri tauladan terutama cerita rakyat yang mengandung pesan-pesan pendidikan moral contohnya cerita Asal-usul Girilangan. Namun, pada saat ini banyak masyarakat Banjarnegara sendiri yang kurang tahu atau bahkan tidak mengetahui keberadaan cerita rakyat tersebut. Oleh karena itu, peneliti berinisiatif untuk merekonstruksi cerita rakyat Asal-usul Girilangan dari bahasa lisan menjadi bahasa tulis untuk dijadikan sebagai dokumen. Teks cerita rakyat dari Kabupaten Banjarnegara ini juga dapat dijadikan sebagai suplemen bahan ajar SMP di Banjarnegara Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana struktur cerita rakyat Asal-usul Girilangan; (2) Bagaimana rekonstruksi folklore cerita rakyat Asal-usul Girilangan menjadi wacana tulis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur cerita rakyat Asal-usul Girilangan dan merekonstruksi folklore cerita rakyat Asal-usul Girilangan menjadi wacana tulis. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori strukturalisme model Chatman untuk mengetahui unit-unit naratif sebagai dasar merekonstruksi cerita rakyat Asal-usul Girilangan dari bentuk lisan menjadi sebuah teks yang dijadikan sebagai bahan ajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan objektif. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode analisis struktural. Penelitian ini menghasilkan dua simpulan. Pertama, Terdapat tiga deskripsi cerita rakyat Asal-usul Girilangan yang diperoleh dari tiga narasumber dengan versi yang berbeda. Masing-masing deskripsi dibuat struktur ceritanya yang terdiri dari alur, tokoh, dan setting. Kedua, Deskripsi dari ketiga versi cerita direkonstruksi menggunakan teori strukturalisme model Chatman, sehingga diketahui bahwa cerita rakyat Asal-usul Girilangan memiliki 18 sekuen inti. Dari unit-unit naratif itulah diketahui struktur cerita rakyat Asal-usul Girilangan, seperti alur, tokoh dan penokohan, setting, dan tema. Hasil dari rekonstruksi cerita rakyat Asal-usul Girilangan diharapkan dapat dijadikan sebagai suplemen bahan ajar membaca teks sastra pada jenjang SMP khususnya di Kabupaten Banjarnegara.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: rekonstruksi, teori strukturalisme, cerita rakyat Asal-usul Girilangan.
    Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Sastra
    G Geography. Anthropology. Recreation > GR Folklore
    Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (S1)
    Depositing User: Users 23382 not found.
    Date Deposited: 05 May 2014 13:49
    Last Modified: 05 May 2014 13:49

    Actions (login required)

    View Item