Signifikansi Hubungan Antara Kemampuan Daya Tahan Kardiorespiratori Dan Persentase Lemak Tubuh Pada Anggota Senam Body Language Sanggar Senam A&C Semarang Tahun 2009

Ircham Nugroho, 6301405053 (2009) Signifikansi Hubungan Antara Kemampuan Daya Tahan Kardiorespiratori Dan Persentase Lemak Tubuh Pada Anggota Senam Body Language Sanggar Senam A&C Semarang Tahun 2009. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: ”Seberapa signifikansi hubungan antara kemampuan daya tahan kardiorespiratori dan persentase lemak tubuh pada anggota senam body language Sanggar Senam A&C Semarang Tahun 2009?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi hubungan antara kemampuan daya tahan kardiorespiratori dan persentase lemak tubuh pada anggota senam body language Sanggar Senam A&C Semarang Tahun 2009. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey test dengan menggunakan rancangan ”one-shot case study”. Populasi yang digunakan adalah anggota Sanggar Senam A&C Semarang yang mengikuti latihan senam body language berjumlah 20 orang, berjenis kelamin wanita, dan semua populasi dijadikan sampel. Sebelum uji hipotesis dilakukan, terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan yaitu 1) uji normalitas data menggunakan Kolmogorof-Smirnov Test, 2) uji homogenitas menggunakan Chi-Square, 3) uji linearitas garis regresi dengan melihat nilai F, dan 4) uji keberartian model. Data penelitian diolah menggunakan teknik analisis regresi dan korelasi menggunakan program SPSS versi 10. Hasil penelitian berdasarkan uji korelasi Pearson, maka hasil penelitian adalah pada tabel 10 kolom Pearson Correlation nilai koefisien korelasi untuk variable bebas yaitu daya tahan kardiorespiratori terhadap variable terikat yaitu persentase lemak tubuh diperoleh nilai sebesar -0,445 sehingga menunjukkan hubungan yang cukup tinggi. Pada kolom Sign. (1-tailed) diperoleh nilai probabilitas sebesar 0.025 < 0.05 dengan demikian kesimpulannya adalah signifikan dan Ho ditolak atau sebenarnya terdapat signifikansi hubungan antara kemampuan daya tahan kardiorespiratori dengan persentase lemak tubuh. Saran dalam penelitian ini adalah: 1) agar seseorang memiliki tingkat persentase lemak tubuh yang baik adalah dengan meningkatkan kemampuan daya tahan kardiorespiratori. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan daya tahan kardiorespiratori bervariasi seperti jogging, treadmill, maupun bentuk latihan lain yang dilakukan secara terprogram dan terencana dengan pembebanan terus meningkat agar diperoleh kemampuan daya tahan yang maksimal, 2) bagi Sanggar Senam yang mengajarkan senam body language kepada anggotanya, sebaiknya memperhatikan tentang teknik dan prinsip latihan sehingga tujuan senam body language untuk mencapai kemampuan daya tahan kardiorespiratori dan persentase lemak tubuh yang baik dapat terwujud, 3) bagi instruktur senam dalam memberikan materi latihan sebaiknya bervariasi, menarik, dan memperhatikan kemampuan masing-masing anggota sehingga perasaan mereka akan senang dan latihan akan menjadi lebih semangat.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 30 Apr 2011 06:57
Last Modified: 25 Apr 2015 00:37

Actions (login required)

View Item