PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATERI BATERAI ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (JIGSAW DAN NUMBERED HEAD TOGETHER) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORI

Muhammad Manshur, 5201408119 (2013) PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATERI BATERAI ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (JIGSAW DAN NUMBERED HEAD TOGETHER) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORI. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATERI BATERAI ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (JIGSAW DAN NUMBERED HEAD TOGETHER) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORI) - Published Version
Download (4Mb)

    Abstract

    ekspositori (pembelajaran langsung). Hal tersebut dianggap sebagai penyebab ketidakaktifan siswa dalam proses pembelajaran sehingga untuk menumbuhkan keaktifan siswa diperlukan alternatif lain, yaitu melalui pembelajaran kooperatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mana yang lebih baik antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan Numbered Head Together (NHT) maupun dengan ekspositori pada materi baterai. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen dengan rancangan penelitian post Control Group Pretest Posttest. Populasi yang dipakai, yaitu siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Muhammadiyah 02 Boja Tahun Ajaran 2012/2013, sedangkan sampel yang digunakan yaitu siswa kelas X TKR 1 sebanyak 36 siswa diberikan model pembelajaran tipe Jigsaw, kelas X TKR 3 berjumlah 36 siswa diberikan model pembelajaran tipe NHT dan kelas X TKR 2 sebanyak 35 siswa sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran ekspositori. Data hasil belajar kemudian dianalisis dengan melakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil analisis data menggunakan anava dan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji prasyarat, ketiga kelompok berdistribusi normal dan homogen. Rata-rata persentase nilai hasil belajar dari kelas Jigsaw, NHT dan ekspositori secara berurutan adalah 78,47%, 82,72%, dan 75,14%. Berdasarkan hasil analisis varian (Anava) terhadap data post-test diperoleh nilai Fhitung = 15,974 > Ftabel = 3,08 untuk α = 5% dengan dk = (2:104). Berdasarkan uji t pada data post-test kelas eksperimen 1 dan kelas kontrol, diperoleh nilai thitung= 2,675 > ttabel = 1,67 untuk α = 5% dengan dk = 69. Berdasarkan uji t pada data post-test kelas eksperimen 2 dan kelas control dengan uji t diperoleh nilai thitung = 5,465 > ttabel = 1,67 untuk α = 5% dengan dk = 69. Berdasarkan uji t pada data post-test kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 diperoleh nilai thitung = 3,363 > ttabel = 1,67 untuk α = 5% dengan dk = 70. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan signifikan pada ketiga kelompok dan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan Numbered Head Together (NHT) lebih baik dari pada dengan model ekspositori, serta disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada materi baterai yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT lebih baik dari pada tipe Jigsaw pada kelas Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 02 Boja tahun ajaran 2012/2013.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: hasil belajar, materi baterai, jigsaw, numbered head together (NHT),ekspositori.
    Subjects: L Education > L Education (General)
    T Technology > TK Electrical and Electronic Engineering
    Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Mesin, S1
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 03 Dec 2013 07:24
    Last Modified: 03 Dec 2013 07:24

    Actions (login required)

    View Item