REHABILITASI PEKERJA SEKS KOMERSIAL MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN DI LOKALISASI SUNAN KUNING SEMARANG

Nanang Setiawam, 3501408052 (2013) REHABILITASI PEKERJA SEKS KOMERSIAL MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN DI LOKALISASI SUNAN KUNING SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (REHABILITASI PEKERJA SEKS KOMERSIAL MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN DI LOKALISASI SUNAN KUNING SEMARANG) - Published Version
Download (759Kb)

    Abstract

    Lokalisasi pada umumnya terdapat pekerja seks komersial dan juga pihak keamanan. Pekerja seks komersial perlu penanganan yang serius agar tidak bertambah jumlahnya dari tahun ke tahun, sehingga perlu diberi pelatihan keterampilan yang berupaya merehabilitasi pekerja seks komersial dan dapat diterima kembali di masyarakat dan bisa menyiapkan masa depan dengan keterampilan yang sudah diperoleh. Keterampilan diberikan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap warga belajar dibidang yang sesuai dengan kebutuhan, bakat dan minatnya sehingga memiliki bekal untuk bekerja secara mandiri untuk dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana bentuk pelatihan keterampilan pekerja seks komersial di lokalisasi Sunan Kuning Semarang, (2) apa saja faktor pendorong dan penghambat dalam proses pelatihan keterampilan pekerja seks komersial di lokalisasi Sunan Kuning Semarang. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pelatihan keterampilan pekerja seks komersial dan faktor pendorong dan penghambat. Penelitian menggunakan konsep sosialisasi antisipatoris, pekerja seks komersial, dan lokalisasi dengan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian berada di wilayah Kelurahan Kalibangteng Kulon Semarang. Subjek penelitian adalah pekerja seks komersial di lokalisasi Sunan Kuning Semarang. Pengumpulan data memakai observasi, wawancara, dokumentasi. Validitas data memakai teknik triangulasi. Analisis data memakai metode analisis data kualitatif yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pelatihan keterampilan pekerja seks komersial dengan pelatihan keterampilan salon, kegiatan yang diajarkan meliputi, perawatan rambut dan perawatan wajah. Perawatan rambut meliputi cara memotong rambut, pewarnaan rambut, creambath, hair mask, rebonding. Perawatan wajah meliputi facial dan rias wajah. Faktor yang mendukung proses pelatihan keterampilan adalah mendapat dana dari pemerintah, adanya tutor dalam pelatihan keterampilan, dan dukungan dari resos dan tutor dalam pelaksanaan tes. Faktor yang menghambat proses pelatihan keterampilan adalah tidak disetujuinya oleh bapak ibu asuh dari pekerja seks komersial, pekerja seks komersial yang kurang serius mengikuti pelatihan keterampilan, dan kurang menguasai materi yang diberikan. Hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa, (1) Resosialisasi Argorejo Sunan Kuning menyelenggarakan pelatihan keterampilan kepada para pekerja seks komersial untuk memberikan bekal keterampilan. Bentuk kegiatan pelatihan yang keterampilan salon. Kegiatan pelatihan salon tersebut diajarkan beberapa cara tata rias rambut dan perawatan wajah. (2) Rehabilitasi pekerja seks komersial melalui pelatihan keterampilan di lokalisasi Sunan Kuning Semarang dipengaruhi oleh tujuan dari penyelenggara rehabilitasi maupun pekerja seks komersial. Tujuan penyelenggaran untuk memberi keterampilan kepada para pekerja seks komersial agar tidak selamanya bekerja sebagai pekerja seks komersial dengan keterampilan yang sudah diperoleh dari kegiatan tersebut, sedangkan pekerja seks komersial masih saja ada yang tidak serius dalam mengikuti kegiatan pelatihan keterampilan. Saran yang dapat penulis rekomendasikan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) bagi germo, penulis berencana menyampaikan kepada germo sebagai bapak atau ibu asuh bagi para pekerja seks komersial untuk tidak mempersulit anak asuhnya untuk mengikuti kegiatan rehabilitasi yang diadakan oleh pihak Resosialisasi Argorejo, karena tidak selamanya anak asuh bekerja sebagai pekerja seks komersial. (2) bagi pemerintah daerah, penulis berencana menyampaikan kepada pemerintah daerah Semarang untuk memberi alat-alat untuk keterampilan lain dan menambah alat untuk keterampilan salon karena alat-alat keterampilan salon ada yang rusak.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Rehabilitasi, Lokalisasi Sunan Kuning, Pekerja Seks Komersial
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
    Depositing User: Users 22789 not found.
    Date Deposited: 06 Nov 2013 06:20
    Last Modified: 06 Nov 2013 06:20

    Actions (login required)

    View Item