POLA PEMANFAATAN JAMKESMAS PADA MASYARAKAT KELURAHAN BUGANGAN KECAMATAN SEMARANG TIMUR

Puji Wulansari, 3401409042 (2013) POLA PEMANFAATAN JAMKESMAS PADA MASYARAKAT KELURAHAN BUGANGAN KECAMATAN SEMARANG TIMUR. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (POLA PEMANFAATAN JAMKESMAS PADA MASYARAKAT KELURAHAN BUGANGAN KECAMATAN SEMARANG TIMUR)
Download (2064Kb)

    Abstract

    Kemiskinan mempengaruhi kesehatan sehingga orang miskin menjadi rentan terhadap berbagai macam penyakit karena mengalami gangguan seperti menderita gizi buruk, pengetahuan kesehatan berkurang, perilaku kesehatan kurang, lingkungan pemukiman buruk maupun biaya kesehatan tidak tersedia. Berkenaan dengan hal tersebut berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah salah satunya adalah membuat program Jamkesmas. kebijakan pemerintah dengan pemberi subsidi kesehatan ini banyak memberikan keringanan biaya pengobatan terhadap masyarakat yang tidak mampu, dengan prosedur memberikan pengobatan gratis baik biaya pengobatan, biaya perawatan dan sebagainya. Masalah klasik yang ada dalam program Jamkesmas yang banyak diberitakan oleh media massa salah satunya adalah tidak tepat sasaran. Peneliti ingin mengetahui lebih banyak tentang Jamkesmas yang ada di Kelurahan Bugangan, apakah program Jamkesmas sudah tepat sasaran, dimanfaatkan secara optimal oleh peserta Jamkesmas dan sepenuhnya membantu masyarakat miskin di Kelurahan Bugangan untuk hal kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui pola pemanfaatan Jamkesmas pada masyarakat Kelurahan Bugangan Kecamatan Semarang Timur, 2) Mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhi pola pemanfaatan Jamkesmas pada masyarakat Kelurahan Bugangan Kecamatan Semarang Timur Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di Kelurahan Bugangan Kecamatan Semarang Timur. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Bugangan yang memiliki kartu Jamkesmas berjumlah 9 orang. Informan dalam penelitian ini adalah perangkat desa, masyarakat Kelurahan Bugangan, dan petugas Puskesmas Bugangan berjumlah 8 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah teknik triangulasi data. Teknik analisis data mencakup empat hal yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pola pemanfaatan Jamkesmas di Kelurahan Bugangan Kecamatan Semarang Timur, terdapat dua pola pemanfaatan. Pertama, masyarakat yang memiliki Jamkesmas memanfaatkan Jamkesmas guna mendapatkan pelayanan kesehatan ketika sakit baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit dengan intensitas pemakaian selalu, sering dan sesekali saja. Kedua, masyarakat yang memiliki Jamkesmas tidak memanfaatkan Jamkesmas dengan alasan pengetahuan yang kurang tentang Jamkesmas baik fungsi maupun prosedur menggunakan Jamkesmas. Hal tersebut sesuai yang diungkapkan oleh Talcott Parsons (Ritzer, 2009:49) bahwa aktor mempunyai kemampuan memilih yang disebut voluntarism. Masyarakat memilih alternatif pengobatan lain yang tersedia, misalnya dengan membeli obat di warung, apotek maupun mengunjungi tempat praktik dokter umum. 2) faktor pendukung yang mempengaruhi pola pemanfaatan Jamkesmas pada masyarakat Kelurahan Bugangan Kecamatan Semarang Timur yaitu prosedur yang mudah dalam penggunaan kartu Jamkesmas baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit, pengobatan gratis mulai dari pembayaran loket, pemeriksaan oleh dokter sampai dengan menebus obat dan tidak adanya pembedaan antara pasien umum dan pasien Jamkesmas yang bisa dilihat dari sistem antrian yang berlaku di Puskesmas maupun Rumah Sakit, kesempatan yang sama dalam memanfaatan sarana dan prasarana Puskesmas termasuk juga dalam hal pelayanan kesehatan. Faktor penghambat yang mempengaruhi pola pemanfaatan Jamkesmas pada masyarakat Kelurahan Bugangan Kecamatan Semarang Timur yaitu kurangnya sosialisasi dari pemerintah desa berkaitan dengan Jamkesmas, pendataan yang kurang valid yang disebabkan karena tidak ada komunikasi antara pemerintah desa dan petugas lapangan yang diturunan oleh pemerintah daerah yang bertugas untuk mendata masyarakat miskin di Kelurahan Bugangan dan yang terakhir adalah tidak tepat sasaran, banyak masyarakat miskin yang seharusnya mendapatkan Jamkesmas tapi tidak mendapatkan Jamkesmas, namun masyarakat kaya yang seharusnya tidak mendapatkan Jamkesmas justru mendapatkan Jamkesmas. Kesimpulan menunjukan bahwa: 1) Kebijakan Pemerintah dalam mengeluarkan program Jamkesmas belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat Kelurahan Bugangan terlihat dari pemanfaatan Jamkesmas yang tidak optimal. 2) Rendahnya pendidikan masyarakat Kelurahan Bugangan mempengaruhi pola pemanfaatan Jamkesmas. 3) Adanya perbedaan kategori dalam menentukan masyarakat miskin dari Pemerintah dan Kelurahan Bugangan menyebabkan sulitnya menentukan masyarakat yang berhak mendapatkan Jamkesmas sehingga sering terjadi ketidaktepatan sasaran. Saran yang dikemukakan penulis antara lain: 1) Bagi Dinas Kesehatan sebaiknya membentuk tim gabungan yaitu petugas lapangan dan tim Kelurahan untuk bekerjasama dalam pendataan masyarakat Kelurahan Bugangan yang berhak menerima Jamkesmas pada periode selanjutnya. 2) Bagi petugas Kelurahan Bugangan penulis menyampaikan melalui Kepala Kelurahan Bugangan untuk meningkatkan sosialisasi terkait tentang Jamkesmas kepada masyarakat Kelurahan Bugangan agar masyarakat lebih memahami fungsi dan prosedur dari program Jamkesmas sehingga memanfaatkan Jamkesmas untuk membantu dalam mendapatkan pengobatan gratis di Puskesmas maupun Rumah Sakit.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Masyarakat Kelurahan Bugangan, Jamkesmas, pasien Jamkesmas
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    R Medicine > RA Public aspects of medicine
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 01 Nov 2013 12:02
    Last Modified: 01 Nov 2013 12:02

    Actions (login required)

    View Item