IMPLEMENTASI PENDAFTARAN MEREK SEBAGAI BENTUK PERLINDUNGAN HUKUM PADA HOME INDUSTRY EGGROLL DI KELURAHAN NGROTO KECAMATAN CEPU KABUPATEN BLORA

Iffan Alif Khoironi, 8111409072 (2013) IMPLEMENTASI PENDAFTARAN MEREK SEBAGAI BENTUK PERLINDUNGAN HUKUM PADA HOME INDUSTRY EGGROLL DI KELURAHAN NGROTO KECAMATAN CEPU KABUPATEN BLORA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (IMPLEMENTASI PENDAFTARAN MEREK SEBAGAI BENTUK PERLINDUNGAN HUKUM PADA HOME INDUSTRY EGGROLL DI KELURAHAN NGROTO KECAMATAN CEPU KABUPATEN BLORA)
Download (12Mb)

    Abstract

    Usaha home industry eggroll waluh saat ini banyak bermunculan dan berkembang di daerah Ngroto, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Perkembangan dan kemajuan home industry eggroll waluh ini memiliki kaitan erat dengan merek dagang produk mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendaftaran merek pada home industry eggroll waluh di Kelurahan Ngroto, hambatan yang dialami dalam pendaftaran merek dan cara untuk menyelesaikan hambatan pendaftaran merek tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa masih banyak pengusaha home industry eggroll di Kelurahan Ngroto yang belum mengajukan permohonan pendaftaran mereknya. Hambatan yang terjadi dalam pendaftaran merek yaitu mengenai kurangnya penyuluhan tentang merek serta prosedur pendaftarannya, jangka waktu pendaftaran yang terlalu lama, serta kekhawatiran akan nama merek yang sama setelah didaftarkan. Instansi Pemerintah Kabupaten seperti Dinperindagkop Kabupaten Blora, serta Instansi dari Provinsi Jawa Tengah yaitu Disperindag, Dinas Koperasi dan UMKM, dan Kanwil Hukum dan HAM sampai saat ini telah mengupayakan berbagai cara untuk menyelesaikan hambatan. Penyelesaian hambatan tersebut dengan cara penyuluhan di tingkat provinsi dan pemberian berbagai fasilitas berupa pendaftaran merek secara gratis untuk meningkatkan inisiatif, kreatifitas, dan semangat para UKM untuk mendaftarkan merek dagang mereka sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek. Sampai sekarang masih banyak merek dagang eggroll di Ngroto yang belum didaftarkan, hal ini dikarenakan kurangnya inisiatif dan pengetahuan dari para pengusaha home industry eggroll sehingga membuat mereka terhambat untuk mendaftarkan mereknya. Penyuluhan dan sosialisasi yang selama ini belum pernah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Blora juga membuat banyak UKM dan pengusaha home industry eggroll di Ngroto yang belum tahu tentang HKI khususnya pendaftaran merek sehingga menyebabkan banyak merek dagang eggroll yang belum didaftarkan. Pemberian fasilitas berupa bantuan pengiriman berkas dan biaya pendaftaran yang gratis dalam pendaftaran merek, membantu UKM dan pengusaha home industry eggroll untuk mendaftarkan mereknya. Pengusaha home industry eggroll diharapkan pada masa mendatanglebih aktif untuk mencari informasi mengenai prosedur pendaftaran merek dan segera mendaftarkan mereknya untuk mendapatkan perlindungan hukum.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Home Industry Eggroll, Pendaftaran Merek, Perlindungan Hukum
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    K Law > KZ Law of Nations
    Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
    Depositing User: Users 22789 not found.
    Date Deposited: 30 Oct 2013 12:19
    Last Modified: 30 Oct 2013 12:19

    Actions (login required)

    View Item