ANALISIS RANTAI DISTRIBUSI KOMODITAS IKAN TANGKAP PERIKANAN LAUT DI KOTA TEGAL

Septian Bagas Pamungkas, 7450408032 (2013) ANALISIS RANTAI DISTRIBUSI KOMODITAS IKAN TANGKAP PERIKANAN LAUT DI KOTA TEGAL. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (ANALISIS RANTAI DISTRIBUSI KOMODITAS IKAN TANGKAP PERIKANAN LAUT DI KOTA TEGAL)
Download (784Kb)

    Abstract

    Perikanan laut merupakan sub sektor pertanian yang dominan di kota Tegal. Suatu kegiatan yang berhubungan dengan perikanan terdapat pihak-pihak yang berperan di dalamnya baik proses produksi dan pendistribusinya. Dalam upaya mempersempit disparitas harga ikan tangkap perikanan laut di tingkat nelayan dan konsumen di kota Tegal, maka diperlukan studi mengenai system pemasaran komoditas ikan tangkap. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini : (1) bagaimana pola distribusi komoditas ikan tangkap perikanan laut mulai dari nelayan sampai ke konsumen akhir di Kota Tegal. (2) seberapa besar marjin yang diterima setiap pelaku pemasaran dalam rantai distribusi komoditas ikan tangkap perikanan laut di Kota Tegal. Sampel dalam penelitian ini adalah 60 nelayan, 15 pedagang pengumpul, 5 pedagang besar, 10 pedagang pengecer melalui teknik snowball sampling. Data dianalisis secara deskriptif terhadap pola distribusi dan margin pemasaran ikan tangkap. Hasil penelitian yaitu di Kota Tegal terdapat tiga pola distribusi, yaitu pertama; nelayan ke pedagang pengumpul ke pedagang besar ke pedagang pengecer ke konsumen; kedua, nelayan ke pedagang pengumpul ke pedagang pengecer ke konsumen; ketiga, nelayan ke pedagang besar ke pedagang pengecer ke konsumen. Margin pemasaran tertinggi pada varietas ikan dominan tertinggi terjadi pada pedagang besar sebesar 7,23 persen, kemudian pedagang pengecer 6,75 persen, dan pedagang pengumpul 6,32 persen dari keseluruhan nilai marjin pemasaran ikan tangkap. Saran dalam penelitian ini yaitu; (1) Nelayan harus mengoptimalkan peran kelompok nelayan dalam kegiatan pasca melaut dan pemasaran hasil ikan tersebut secara terpadu dan terkoordinir. (2) Ketidakterlibatan nelayan secara langsung ke dalam pasar membuat nelayan tidak akan mampu menangkap insentif dari nilai tambah perdagangan ikan. Dalam jangka pendek hendaknya ada inisiatif sendiri dari para nelayan untuk menjual ikan langsung kepada konsumen. (3) Berdasarkan analisis margin pemasaran dapat diketahui bahwa nilai tambah pemasaran ikan dari nelayan yang melalui pedagang pengumpul, pedagang dan pengecer adalah sekitar Rp. 3.820,- per Kg Ikan. Keuntungan yang seharusnya diperoleh nelayan jika menjual ikannya langsung ke konsumen. (4) Perlu adanya sosialisasi dari lembaga institusi publik untuk membantu para nelayan dalam hal permodalan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Ikan Tangkap, Rantai Distrubusi, Marjin Pemasaran
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    H Social Sciences > HF Commerce
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan, S1
    Depositing User: Users 22789 not found.
    Date Deposited: 30 Oct 2013 09:39
    Last Modified: 30 Oct 2013 09:39

    Actions (login required)

    View Item