ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI BATIK MUSTIKA BLORA BERDASARKAN SISTEM ACTIVITY BASED COSTING (Studi Kasus pada Usaha Batik Mustika Blora)

Dyah Ayu Setyaningrum , 7311409070 (2013) ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI BATIK MUSTIKA BLORA BERDASARKAN SISTEM ACTIVITY BASED COSTING (Studi Kasus pada Usaha Batik Mustika Blora). PhD thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI BATIK MUSTIKA BLORA BERDASARKAN SISTEM ACTIVITY BASED COSTING (Studi Kasus pada Usaha Batik Mustika Blora))
Download (1373Kb)

    Abstract

    Di era global seperti saat ini perusahaan diharuskan untuk meningkatkan efisiensi serta efektivitas proses produksinya agar dapat meningkatkan daya saingnya, persaingan di dunia global sat ini tidak hanya menuntut perusahaan untuk memproduksi barang sebanyak-banyaknya namun bagaimana produsen barang tersebut tepat dalam metode perhitungan harga produksinya. Apabila perhitungan harga pokok produksi kurang tepat dalam perhitungannya, maka yang akan terjadi adalah harga barang produksi terlalu mahal sehingga produk tidak diminati konsumen, sebaliknya apabila harga terlalu rendah memang akan menarik minat konsumen untuk membeli produk hasil produksi perusahaan namun hal ini menyebabkan hasil penjualan tidak dapat menutup biaya produksi apabila keadaan ini terus berlanjut maka dapat menyebabkan kebangkrutan perusahaan Objek penelitian ini adalah biaya yang menjadi fokus dari aktivitas dalam Usaha Batik Mustika Blora untuk menentukan alokasi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabrik yang dibebankan ke produk. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif berdasarkan explanatory research, yaitu penelitian yang tujuannya untuk mengungkapkan atau menjelaskan secara mendalam tentang variable tertentu dan penelitian ini bersifat deskriptif. Hasil penelitian adalah harga pokok produksi dengan sistem Activity Based Costing pada kain batik sebesar Rp 102.785,42. Sedangkan jika menggunakan sistem tradisional harga pokok produksi kain batik sebesar Rp 101.045,1 lebih murah Rp. 1.740,28 per unitnya daripada sistem Activity Based Costing . Harga pokok produksi menggunakan sistem Activity Based Costing pada batik cap sebesar Rp 65.929,58 Sedangkan jika menggunakan sistem tradisional harga pokok produksi kain batik sebesar Rp 66.427 lebih mahal Rp. 497,42 per unitnya daripada sistem Activity Based Costing Simpulan dari penelitian ini adalah pendekatan sistem activity based costing untuk menentukan harga pokok produksi kain batik tulis dan batik cap sudah sesuai karena pembagian biaya sudah jelas berdasarkan pemicu biaya dan sumber daya yang dikonsumsi masing- masing produk. Bagi peneliti lain diharapkan lebih komprehensif dalam mengalkulasi serta lebih berkreatif untuk menghitung dengan berbagai metode lain sehingga hasil penelitian lebih akurat.

    Item Type: Thesis (PhD)
    Uncontrolled Keywords: Biaya Bahan Baku (BBB), Biaya Tenaga Kerja (BTK), Biaya Overhead Pabrik (BOP)
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Manajemen, S1
    Depositing User: faraz suparto perpus
    Date Deposited: 31 Oct 2013 07:31
    Last Modified: 31 Oct 2013 07:31

    Actions (login required)

    View Item