DISTRIBUSI SPASIAL DAN KONTRIBUSI OBYEK WISATA PADA PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG

Riva Hidayatur Rokhmah, 3250408022 (2013) DISTRIBUSI SPASIAL DAN KONTRIBUSI OBYEK WISATA PADA PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (DISTRIBUSI SPASIAL DAN KONTRIBUSI OBYEK WISATA PADA PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG)
Download (3428Kb)

    Abstract

    Sektor pariwisata menjadi salah satu potensi daerah yang banyak dikembangkan oleh masyarakat. Jenis pariwisata di daerah mempunyai ciri-ciri sendiri untuk dikembangkan oleh pemerintah daerah masing-masing. Potensi strategis lokasi obyek wisata banyak terdapat di Kecamatan Ungaran Barat, namun hal tersebut tidak banyak diketahui oleh masyarakat umum sehingga menjadi sebuah kendala untuk berkembangnya wilayah tersebut. Keberadaan obyek wisata di kecamatan Ungaran beberapa masih belum berfungsi dengan baik dibandingkan dengan Kecamatan lain di Kabupaten Semarang. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana persebaran obyek wisata di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang? 2) bagaimana karakteristik setiap obyek wisata di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang 3) Seberapa besar kontribusi obyek wisata pada pendapatan rumah tangga di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui persebaran obyek wisata di Kecamatan Ungaran Barat 2) menganalisis karakteristik setiap obyek wisata di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang 3) Mengkaji besarnya kontribusi obyek wisata terhadap pendapatan rumah tangga di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang dan di lingkungan obyek wisata yang ada di Kecamatan Ungaran Barat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang terkait dengan pariwisata dalam artian seluruh penduduk Kecamatan Ungaran Barat yang berjumlah 75.040 jiwa dari 11 Desa/Kelurahan di Kecamatan Ungaran Barat. Variabel yang dikaji dalam penelitian ini adalah distribusi spasial lokasi obyek wisata di Kecamatan Ungaran Barat, karakteristik obyek wisata dan kontribusi obyek wisata terhadap pendapatan rumah tangga. Metode penelitian menggunakan metode observasi lapangan, pengukuran lapangan, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis keruangan, analisi deskriptif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi spasial lokasi obyek wisata paling banyak berada di Desa Keji dengan jumlah sebanyak 4 obyek wisata, dengan persentase sebesar 28,57%, kemudian yang berada di Desa Gogik sebanyak 1 obek (7,14%), yang berada di Kelurahan Candirejo sebanyak 1 obyek (7,14%), di Desa Nyatnyono sebanyak 2 obyek (14,29%), di Kelurahan Ungaran sebanyak 1 obyek (7,14%), di Kelurahan Bandarjo sebanyak 2 obyek (14,29%), di Desa Lerep sebanyak 2 obyek (14,29%), dan di Desa Kalisidi sebanyak 1 obyek (7,14%). Karakteristik obyek wisata di Kecamatan Ungaran Barat bertujuan untuk membedakan setiap obyek wisata, karena di setiap obyek wisata memiliki ciri khas tersendiri. ix Karakteristik obyek wisata dilihat dari atraksi atau daya tarik, sarana dan prasarana, fasilitas pendukung, dan aksesibilitas. pendapatan pokok rata-rata masyarakat di Kecamatan Ungaran Barat kurang lebihnya per hari adalah Rp.50.800. Jika dihitung perbulan menjadi Rp.1.524.000 kalau dikaitkan dengan UMR Kabupaten Semarang yang tahun 2013 mencapai (Rp1.051.000,00) ini sudah memenuhi standar UMR tersebut. Pendapatan masyarakat Kecamatan Ungaran Barat sudah memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk kebutuhan anak per hari rata-rata menghabiskan Rp.17.500 atau Rp.525.000,00 per bulan dengan rata-rata pendapatan keluarga adalah Rp.73.000 per hari atau Rp.2.190.000 per bulan dan pengeluaran harian Rp.51.500 atau Rp.1.545.000 per bulan maka kebutuhan hidup sehari-hari akan tercukupi. Simpulan penelitian ini adalah distribusi spasial lokasi obyek wisata di Kecamatan Ungaran Barat: Desa Gogik, Kelurahan Candirejo, Desa Nyatnyono, Kelurahan Ungaran, Kelurahan Bandarjo, Desa Lerep, Desa Keji, dan Desa Kalisidi. Karakteristik obyek wisata meliputi, atraksi: air terjun, kolam pemancingan, kolam renang, makam, bangunan tua, taman kota, rumah joglo yang dilengkapi dengan gallery, penginapan bernuansa jawa, agrowisata dan desa wisata. Sarana: penginapan, hotel dan villa. Prasarana: kondisi jalan beraspal, sumber mata air dari mata air dan PDAM, sumber listrik dari PLN dan PLTU. Fasilitas pendukung: warung, restoran, pedagang kaki lima, pusat informasi (resepsionis), tempat istirahat (gazebo), MCK (Kamar mandi dan WC), tempat ibadah (musholla), tempat parkir kendaraan (mobil dan motor). Kontribusi obyek wisata pada pendapatan rumah tangga di Desa Nyatnyono sebesar 6,75%, Lerep 4,98% dan Keji 13,49% dengan pendapatan pokok rata-rata Rp. Rp.1.524.000 per bulan, pendapatan keluarga rata-rata Rp.2.190.000 per bulan, pengeluaran perbulan rata-rata Rp. 1.545.000 per bulan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Distribusi Spasial, Karakteristik Obyek Wisata, Pendapatan
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Geografi, S1
    Depositing User: Users 22833 not found.
    Date Deposited: 22 May 2014 08:28
    Last Modified: 22 May 2014 08:28

    Actions (login required)

    View Item