TARI TOPENG KLANA PRAWIROSEKTI (Tinjauan Koreografis dan Makna Simbolis)

HANI SUSTANTI TRI RAHAYU,, 2001505004 (2009) TARI TOPENG KLANA PRAWIROSEKTI (Tinjauan Koreografis dan Makna Simbolis). Masters thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (TARI TOPENG KLANA PRAWIROSEKTI (Tinjauan Koreografis dan Makna Simbolis)) - Published Version
Download (3634Kb)

    Abstract

    Tari Topeng Klana Prawirosekti dewasa ini sangat memprihatinkan, karena terbatasnya narasumber primer yang bisa menari, mengendang, dan mendalang Tari Topeng Klana tersebut, serta terbatasnya narasumber yang berupa referensi. Sebab Itu Tari Topeng Klana Prawirosekti perlu diteliti, karena ingin mengetahui bagaimana struktur koreografis dan makna simbolis Tari Topeng Klana tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang holistik tentang Struktur Koreografis dan makna Simbolis Tari Topeng Klana Prawirosekti. Disamping itu juga bermanfaat untuk memperkaya pemahaman tentang Struktur Koreografis dan makna Simbolis Tari Topeng Klana Prawirosekti, sebagai upaya untuk menuju tersusunnya bahan ajar tentang Struktur Koreografis dan makna Simbolis Tari Topeng Klana Prawirosekti. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan paradigma penelitian kualitatif, fenomenologis, yang berdasarkan fenomena – fenomena, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, pengamatan (observasi) dan dokumentasi kepada sumber data, diantaranya penari, pengendang, dalang, dan sinden Tari Topeng Klana Prawirosekti, serta pejabat kebudayaan setempat (Mantan Kasie Kebudayaan Dikbud kota Malang). Hasil penelitian yang didapatkan dilapangan sesuai dengan yang direncanakan. Tari Topeng Klana Prawirosekti mempunyai beberapa ragam gerak, dan masing – masing ragam gerak. Tari Topeng Klana Prawirosekti mayoritas menggunakan volume besar, yang menunjukkan karakter gagah. Pola lantai yang digunaka, diantaranya kotak (segi empat), garis lurus, zig – zag lurus segi empat, lingkaran, angka delapan, dan titik. Hal ini menunjukkan keperkasaan (kekuatan), namun mempunyai rasa cinta kasih kepada sesame dan selalu ingat kepada TuhanYang Maha Esa. Tari Topeng Klana Prawirosekti banyak menggunakan Pola lantai lingkaran, karena Tari Topeng Klana Prawirosekti pada dasarnya sakral (ritual). Tari Topeng Klana Prawirosekti menggunakan desai dramatic kerucut berganda, bagaikan mendaki gunung, yang menanjak dengan berliku – liku, dan akhirnya kembali ke dasar lagi. Ini menunjukkan semangat yang menggebu – gebu (membara), namun akhirnya menyadari batas kemampuannya. Busananya mayoritas berwarna merah, baerarti menunjukkan keberanian. Topengnya berwarna hijau dinding (ijo tembok) yang menunjukkan keagungan (luhur), kesetiaan, kesucian (satria), magis dan cinta kasih. Dari uraian tersebut diatas, dapat disimpulkan bahwa Tari Topeng Klana Prawirosekti perlu dilestarikan, karena mempunyai struktur koreografis dan makna simbolis yang bisa memberikan kontribusi pendidikan yang berupa nilai – nilai moral dan spiritual, diantaranya : nilai kepahlawanan (patriotisme), keberanian, cinta kepada sesame dan selalu ingat kepada TuhanYang Maha Esa. Sehubungan hal tersebuat diatas disarankan agar diadakan pendokumentasian tari tradisional Jawa khas kota Malang yang berada di Sanggar Tribuana kota Malang.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Uncontrolled Keywords: Tari Topeng Klana Prawirosekti (Tinjauan Koreografis dan Makna Simbolis)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    N Fine Arts > N Visual arts (General) For photography, see TR
    Fakultas: Pasca Sarjana > Pendidikan Seni, S2
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 30 May 2013 04:18
    Last Modified: 30 May 2013 04:18

    Actions (login required)

    View Item