Pengaruh Keberadaan Rumah Sakit Lepra Plantungan Kendal terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakatnya (1958-1964).

Hasan Wachid, 3150408010 (2012) Pengaruh Keberadaan Rumah Sakit Lepra Plantungan Kendal terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakatnya (1958-1964). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Rumah Sakit Lepra merupakan rumah sakit peninggalan Hindia Belanda yang terletak di Plantungan Kendal, keberadaan rumah sakit tersebut mempunyai pengaruh yang besar bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakatnya. Tujuandari penelitian skripsi yaitu (1) untuk mengetahui latar belakang pembangunan Rumah Sakit Lepra di Plantungan Kendal,(2). Untuk mengetahui kehidupan Rumah Sakit Lepra pasca nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda di Indonesia tahun 1958,(3). Untuk mengetahui pengaruh keberadaan rumah sakit lepraterhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat dusun Plantungan desa Tirtomulyo Kecamatan Plantungan tahun 1958-1964. Manfaat yang dapat diperoleh dalam penelitian ini yaitu: untuk menambah pengetahuan bagi pembaca mengenai sejarah Lapas Pemuda Plantungan khususnya pada masa alih fungsi Rumah Sakit Lepra tahun 1958-1964, untuk menambah pengetahuan mengenai Rumah Sakit Lepradan pengaruhnya terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat Dusun Plantungan Desa Tirtomulyo. Penelitian ini menggunakan sumber primer dan sumber sekunder, yang diperoleh dari kesaksian langsung dari para pelaku, saksi yang terlibat langsung dalam peristiwa sejarah tersebut, dokumen, dan observasi lapangan. Lingkup spasial dalam penelitian ini adalah dusun Plantungan Desa Tirtomulyo, sedangkan lingkup temporal penulis mengambil tahun 1958-1964 karena pada tahun tersebut adanya merupakan awal penerapan kebijakannasionalisasi perusahaan Belanda di Indonesia yang berpengaruh terhadapa Rumah Sakit Lepra Plantungan yang ternyarta berdampak pula terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakatnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat dusun Plantunganmengalami kemajuan karena pada tahun 1958Nasionalisasi kepemilikan rumah sakit telah membawa banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat Plantungan. Pengaruh perubahan tersebut ada yang bersifat positif yang tentunya akan membangun masyarakat, tetapi ada juga yang berpengaruh negatif. Adapun pengaruh positif dari nasionalisasi rumah sakit yaitu: memberikan lapangan kerja baru bagi masyarakat yang nantinya dapat mengurangi jumlah pengangguran, meningkatkan pendapatan masyarakat yang tentunya akan meningkatkan pula kesejahteraan masyarakat, mengerti dan memahami pengetahuan tentang penyakit lepra bagi kehidupan bermasyarakat, menjadikan Plantungan sebagai daerah yang ramai dan biasa dikunjungi oleh masyarakat sekitar, dan melahirkan jiwa-jiwa yang kuat walaupun terhalang dengan keterbatasan dalam menjalani segala kehidupannya. Selain pengaruh tersebut, ada juga pengaruh sosial lain yaitu: Keharusan untuk perpindahan tempat tinggal ke Semarang untuk menjadi pegawai tetap seiring dengan perpindahan Rumah Sakit Lepra Plantungan ke Rumah Sakit Kusta Tugurejo Semarang pada tahun 1964. Dapat disimpulkan bahwa setelah adanya kebijakan nasionalisasi Perusaahn-perusahaan Belanda oleh pemerintah, kehidupan sosial ekonomi masyarakat Dusun Plantungan Desa Tirtomulyo mengalami peningkatan yang pesat dengan adanya perekrutan sebagai pegawai, mengingat perekonomian Indonesia yang lekat dengan pertanian dan perkebunan pada masa perang kemerdekaan pada umumnya diporak-porandakan oleh adanya perang. Keberadaan Rumah Sakit Lepraternyata meningkatkan pendapatan masyarakat yang sebelumnya hanya bertumpu dibidang pertanian saja.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Rumah Sakit Lepra Plantungan Kendal, Nasionalisasi, Pengaruh Sosial Ekonomi
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Ilmu Sejarah, S1
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 23 Oct 2012 22:04
Last Modified: 23 Oct 2012 22:04

Actions (login required)

View Item