Harapan Guru SD Kelas I Terhadap Kemampuan Anak yang Lulus Taman Kanak-Kanak (Studi Kasus pada Guru Kelas I SD Negeri di Kecamatan Pedurungan Semarang)

Siti Adhiriyah, 1601908020 (2012) Harapan Guru SD Kelas I Terhadap Kemampuan Anak yang Lulus Taman Kanak-Kanak (Studi Kasus pada Guru Kelas I SD Negeri di Kecamatan Pedurungan Semarang). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) harapan guru SD kelas I terhadap kemampuan sosial emosional lulusan TK, (2) harapan guru SD kelas I terhadap kemampuan bahasa lulusan TK, (3) harapan guru SD kelas I terhadap kemampuan kognitif lulusan TK. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan subjek penelitian ini adalah guru Kelas I SD Negeri Kecamatan Pedurungan Semarang berjumlah 9 orang dari sekolah dengan kategori baik 3 orang, kategori sedang 3 orang, dan kategori rendah 3 orang. Hasil penelitian tentang harapan guru terhadap kemampuan anak lulusan TK ketika masuk kelas I SD: (1) dari segi sosial emosional anak bisa mengendalikan emosi negatif, berkasih sayang, dan bisa bergaul dengan teman. Selain itu lulusan TK juga bisa menyesuaikan diri, secara sosial mereka bisa bergaul dengan teman, tidak suka bertengkar, atau bermusuhan sama teman. mandiri, tidak banyak bergantung dengan orang lain. Harapan guru yang 86% dan yang belum memenuhi harapan sebanyak 14%. Indikator yang belum memenuhi harapan antara lain sering mengganggu kegiatan bermain dan belajar anak lain, sering laporan kepada guru tentang teman yang berbuat pelanggaran di kelas, menghardik temannya yang berbuat gaduh di kelas, meminta bekal /jajan milik temannya secara paksa, bertengkar dengan teman, (2) dalam berbahasa diharapkan: anak dapat menyimak, berani berbicara dengan lancar, berkomunikasi secara sederhana, mengenal huruf dan suku kata, bisa menulis meskipun belum lancar. Nilai harapan yang terpenuhi sebanyak 87% dan nilai yang belum memenuhi harapan sebanyak 13%. Indikator bahwa kemampuan bahasa anak yang belum memenuhi harapan yaitu: anak belum bisa membaca dan menyimak, belum berani berbicara dan berkomunikasi, belum mengenal huruf, belum bisa menulis, (3) dalam kemampuan kognitif diharapkan anak memiliki: kemampuan berhitung urut, membilang dan menghafal angka satu s.d sepuluh, menulis angka, dan mengenal lambang bilangan, melakukan penjumlahan sederhana. Nilai harapan yang terpenuhi sebanyak 87% dan nilai yang belum 13%. Indikator bahwa kemampuan kognitif anak yang belum memenuhi harapan yaitu (1) anak belum bisa berhitung urut 1-10, (2) anak belum bisa penjumlahan sederhana, (3) anak belum bisa membilang bilangan minimal 1-10.. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi guru TK supaya: (1) meningkatkan perkembangan sosio-emosional anak dengan memberikan permainan kelompok untuk melatih osio-emosional anak, (2) meningkatkan perkembangan bahasa anak dengan melakukan kegiatan sosiodrama untuk melatih anak agar dapat menyimak, berani berbicara dan berkomunikasi, (2) meningkatkan perkembangan kognitif anak dengan memberikan permainan baca-tulis awal dan bermain sambil berhitung. . Apabila guru TK dapat meningkatkan kegiatan belajarnya sesuai dengan harapan guru SD, maka akan terwujud harapan guru kelas 1 Sekolah Dasar.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: harapan guru SD, lulusan TK, kemampuan sosial-emosi, kemampuan bahasa, kemampuan kognitif.
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru PAUD (S1)
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 18 Sep 2012 21:39
Last Modified: 18 Sep 2012 21:39

Actions (login required)

View Item