Implementasi Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Pada Kelas 2 SMA Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal.

Tri Desi Aryarini , 3401405070 (2009) Implementasi Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Pada Kelas 2 SMA Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

KTSP merupakan penyempurnaan dan pengembangan dari kurikulum 2004 (KBK) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masingmasing satuan pendidikan atau sekolah. KTSP bertujuan untuk memandirikan dan memberdayakan satuan pendidikan melalui pemberian kewenangan (otonomi) kepada lembaga pendidikan dan mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan keputusan secara partisipatif dalam pengembangan kurikulum untuk implementasi pada semua mata pelajaran termasuk PKn. Penelitian ini mengangkat permasalahan: (1) Bagaimana implementasi pembelajaran PKn (perencanaan, pelaksanaan, evaluasi) berdasarkan KTSP pada Kelas 2 SMA Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal? (2) Faktor-faktor pendukung dan faktor penghambat apakah pada implementasi pembelajaran PKn berdasarkan KTSP pada Kelas 2 SMA Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal? Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mendapatkan gambaran implementasi pembelajaran PKn berdasarkan KTSP pada Kelas 2 SMA Negeri 1 Pangkah; (2) Untuk mendapatkan gambaran faktor-faktor pendukung dan penghambat pada implementasi pembelajaran PKn berdasarkan KTSP pada Kelas 2 SMA Negeri Negeri 1 Pangkah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dengan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif. Subjek dan objek penelitian adalah guru PKn kelas 2 SMA Negeri 1 Pangkah, dan proses belajar mengajar mata pelajaran PKn yang menggunakan KTSP di SMA Negeri 1 Pangkah. Fokus penelitian adalah implementasi pembelajaran PKn berdasarkan KTSP pada Kelas 2 SMA Negeri 1 Pangkah dan faktor-faktor pendukung dan faktor penghambat dalam implementasi pembelajaran PKn berdasarkan KTSP. Alat pengumpul data menggunakan metode observasi langsung, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Untuk menguji objektivitas dan keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber, yaitu membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda. Analisis terhadap data yang diperoleh menggunakan metode analisis interaksi (interactive analysis models). Perencanaan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru PKn Kelas 2 SMA Negeri 1 Pangkah yaitu dengan menyusun perangkat pembelajaran berupa (1) silabus, (2) RPP, (3) Program tahunan, (4) Program semester, (5) Program mingguan dan harian, dan (6) Program remidial dan pengayaan. Dalam pengembangan silabus, guru PKn SMA Negeri 1 Pangkah telah mampu menyusun silabus walaupun belum dilakukan secara mandiri melainkan melalui MGMP tingkat sekolah. Guru PKn dalam menyusun RPP tidak mengalami kesulitan karena telah mendapat acuan atau pedoman dalam penyusunannya. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran mata pelajaran PKn Kelas 2 SMA Negeri 1 Pangkah meliputi (1) Kegiatan awal, (2) Kegiatan inti pembelajaran dan (3) Kegiatan akhir. Kegiatan awal atau pembukaan pembelajaran selalu dimulai dengan kegiatan apersepsi serta persiapan bahan pembelajaran, namun untuk kegiatan pre test jarang dilakukan. Kegiatan inti pembelajaran menerapkan ceramah bervariasi, diskusi, tanya jawab, observasi serta penugasan, menggunakan berbagai sumber belajar, serta menggunakan media pembelajaran yang cukup variatif untuk menunjang pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Guru dalam melaksanakan kegiatan akhir atau penutup selalu memberitahukan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya serta memberikan tugas. Penilaian yang dilakukan oleh guru PKn kelas 2 SMA Negeri 1 Pangkah menggunakan penilaian berbasis kelas (PBK). Faktor pendukung implementasi pelaksanaan KTSP dalam mata pelajaran PKn di kelas 2 SMA Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal antara lain: sarana prasarana pendukung proses pembelajaran, program-program sekolah, sistem informasi yang jelas dan transparan, dan sistem penilaian kinerja kepada pimpinan, guru dan karyawan sebagai upaya mendorong kinerja yang optimal. Faktor penghambat yang ada yaitu: tanggapan dari para guru yang beragam, kesulitan guru dalam penyusunan dan pengembangan KTSP karena adanya perbedaan persepsi, kemampuan fisik, ketersediaan bahan pustaka dan informasi dari luar yang diperlukan dalam pembuatan bahan ajar PKn serta keterbatasan media/ruang media yang mengarah pada teknologi informatika. Simpulan yang diperoleh bahwa implementasi pembelajaran PKn berdasarkan KTSP pada kelas 2 SMA Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal telah dilaksanakan secara optimal dan terpadu sesuai acuan dalam KTSP, yaitu penyusunan perangkat pembelajaran sesuai acuan dalam KTSP, strategi atau metode pembelajaran menerapkan ceramah bervariasi, diskusi, tanya jawab, observasi dan penugasan, dan evaluasi pembelajaran menggunakan pendekatan penilaian berbasis kelas (PBK). Penulis menyarankan agar guru PKn selalu meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang KTSP dengan mengikuti kegiatan seminar, workshop, rapat kerja, sosialisasi maupun mempelajari buku-buku yang berkaitan dengan KTSP serta secara periodik melakukan kegiatan belajar mengajar di luar kelas. Pihak sekolah juga disarankan untuk menyediakan bahan pustaka, meningkatkan ketersediaan informasi dari luar serta menambah media/ruang media yang diperlukan dalam proses pembelajaran PKn.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Implementasi, Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, Kelas 2 SMA Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal.
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 14 Apr 2011 04:39
Last Modified: 25 Apr 2015 00:27

Actions (login required)

View Item