Pendidikan Karakter Anak dalam Keluarga Tukang Bacak di Desa Purwareja Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara

Sutanti, 3401408004 (2012) Pendidikan Karakter Anak dalam Keluarga Tukang Bacak di Desa Purwareja Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses membentuk kepribadian manusia sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat agar dapat berinteraksi dalam lingkungan dan kebudayaan yang ada di dalamnya. Di antara berbagai pendidikan manusia salah satunya pendidikan karakter yaitu pendidikan yang berfungsi untuk menanamkan perilaku manusia hubungannya dengan Tuhan, sesama manusia, diri sendiri, dan lingkungan yang diwujudkan dalam pikiran, sikap, perkataan dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, dan adat istiadat. Perumusan permasalahan 1) bagaimanakah pelaksanaan pendidikan karakter anak dalam keluarga tukang becak di Desa Purwareja Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara?, 2) nilai karakter apa sajakah yang dididikan pada anak dalam keluarga tukang becak di Desa Purwareja Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara?, 3) siapakah yang berperan dalam pelaksanaan pendidikan karakter anak dalam keluarga tukang becak di Desa Purwareja Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara?, 4) hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi oleh tukang becak dalam pendidikan karakter anak dalam keluarga tukang becak di Desa Purwareja Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara?. Adapun tujuan penelitian 1) untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter dalam keluarga tukang di Desa Purwareja Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara, 2) untuk mengetahui nilai karakter apa sajakah yang dididikan pada anak dalam keluarga tukang becak di Desa Purwareja Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara, 3) untuk mengetahui yang berperan dalam pelaksanaan pendidikan karakter anak dalam keluarga tukang becak di Desa Purwareja Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara, 4) untuk mengetahui hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi oleh tukang becak dalam pendidikan karakter anak di Desa Purwareja Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara. Pendekatan penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian adalah keluarga tukang becak di Desa Purwareja Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi di dukung dengan wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dengan metode triangulasi. Analisis menggunakan analisis interaksi yang berpangkal dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian pelaksanaan pendidikan karakter anak pada keluarga tukang becak di Desa Purwareja menggunakan metode pelaksanaan pendidikan karakter 1) indoktrinasi dalam penyampaian tegas konsisten dan dilaksanakan terus menerus, 2) keteladanan atau contoh yaitu dengan cara melihat orang yang akan di teladani dan 3) pembiasaan dalam perilaku yaitu cara yang diterapkan setiap hari secara berulang-ulang. Nilai-karakter yang didikan pada anak meliputi nilai karakter hubungannya dengan Tuhan, diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungan. Semua pendidikan yang di ajarkan orang tua tukang becak di Desa Purwareja diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari oleh anak. Nilai karakter yang hubungannya dengan Tuhan diimplementasikan dengan menjalankan shalat berjamaah, mengaji, dan puasa di bulan ramadhan. Nilai karakter yang hubungannya dengan diri sendiri diaplikasikan dalam membiasakan berkata dan berlaku jujur, membiasakan mandiri dengan merapikan tempat tidur sendiri, nilai karakter yang hubungannya dengan sesama diaplikasikan saling menghormati dan menyayangi dimulai dari keluarga, hidup rukun dalam keluarga, nilai karakter hubungannya dengan lingkungan diimplementasikan seperti menyapu halaman rumah. Pihak yang berperan dalam pendidikan karakter anak meliputi ayah, ibu, karena orang tua sibuk bekerja di luar rumah jadi kakak dan nenek ikut berperan menjaga dan mengasuh anak ketika orang tua bekerja. Faktor penghambat pendidikan karakter anak dalam keluarga tukang becak meliputi faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri dari latar belakang pendidikan, perekonomian keluarga dan terbatasnya waktu untuk dapat berkumpul dengan anak, faktor eksternal dari lingkungan pergaulan anak, pengaruh globalisasi dan canggihnya teknologi. Simpulan pelaksanaan pendidikan karakter anak pada keluarga tukang becak sudah berlangsung dan terlaksana. Nilai yang di tanamkan sudah direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pihak yang berperan adalah ayah dan ibu, kakak, dan nenek. Dalam pelaksanaannya masih dijumpai hambatan antara lain terbatasnya waktu berkumpul dengan anak, anak terlalu banyak bermain sehingga sulit di atur, tingkat pendidikan rendah dan kurang sejahtera, pengaruh negatif lingkungan dan teknologi. Saran peneliti dapat memberikan masukan bagi 1) orang tua dapat meluangkan waktu untuk mengasuh dan mendidik anak 2) kakak dan nenek sebagai orang yang dititipi anak ketika ibu bekerja hendaknya bisa mendidik anak untuk bersikap mandiri, 3) warga masyarakat khususnya masyarakat Desa Purwareja Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara sebaiknya lebih memperhatikan arti penting pendidikan karakter bagi anak sehingga tercapai keselarasan dalam hidup bermasyarakat

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Karakter Anak, Keluarga Tukang Becak.
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
L Education > L Education (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 04 Sep 2012 19:57
Last Modified: 04 Sep 2012 19:57

Actions (login required)

View Item