Perkelahian Massa Antar Warga Di Desa Wanakarsa Kecamatan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara

Maman Dwi Wahyu Indarmawan, 3401408058 (2012) Perkelahian Massa Antar Warga Di Desa Wanakarsa Kecamatan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Peristiwa konflik perkelahian dan tawuran terjadi berulang-ulang dan terus berlanjut di Desa Wanakarsa, bahkan mulai meningkat intensitasnya menjadi perkelahian massa yang sulit untuk dikendalikan. Penanggulangan masalah tersebut belum juga tuntas, terutama masalah perdamaian diantara pihak-pihak yang bertikai. Peristiwa perkelahian massa antar warga desa yang bisa menimbulkan korban luka-luka dan meninggalkan trauma yang dalam, terutama bagi mereka yang terlibat langsung dan menjadi korban. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya perkelahian massa antar warga di Desa Wanakarsa Kecamatan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara? (2) Apakah dampak dari adanya perkelahian massa antar warga desa terhadap masyarakat Desa Wanakarsa Kecamatan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara? (3) Upaya-upaya apa saja yang dilakukan oleh pihak-pihak berwenang dalam penanganan perkelahian massa antar warga di desa Wanakarsa Kecamatan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara? Penelitian ini digunakan dengan menggunakan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini di Desa Wanakarsa Kecamatan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara. Fokus penelitian adalah faktor pemicu terjadinya perkelahian massa antar warga desa yaitu Amarah. Dampak dari perkelahian massa antar warga desa adalah Dampak Fisik, Dampak Psikis, Dampak Sosial. Upaya yang dilakukan oleh pihak-pihak berwenang dalam penanganan perkelahian massa antar warga desa yang meliputi Upaya Preventif dan Upaya Represif. Sumber data dalam penelitian ini adalah warga desa Wanakarsa, Kepala Desa Wanakarsa, Kepolisian sektor Wanakarsa serta dokumen-dokumen tertulis seperti arsip dan dokumen resmi lainnya. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu dengan metode angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh dengan menggunakan metode triangulasi. Teknis analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pemicu oleh sengketa tanah perbatasan antar kedua desa. Terjadinya perkelahian massa yaitu faktor amarah atau emosi yang memiliki ciri-ciri aktivitas sistem saraf yang tinggi dan adanya perasaan tidak suka yang sangat kuat biasanya disebabkan adanya kesalahan yang mungkin nyata-nyata atau mungkin juga tidak. Dampak yang paling parah adalah dampak fisik yaitu adanya korban luka dan kerusakan rumah. Frekuensi perkelahian massa ini cukup mengkhawatirkan namun dalam lima tahun terakhir menurun karena adanya upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak berwenang untuk meredam terjadinya kembali perkelahian massa. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa perkelahian massa antar warga di Desa Wanakarsa dipengaruhi oleh faktor emosional dan mempunyai kerugian fisik, terbukti karena adanya penganiayaan kepada warga Kalijoho sampai luka-luka dan dilarikan ke rumah Sakit Wanadadi kemudian berbuntut pada perusakan rumah-rumah warga Jlarang. Upaya kongkrit yang dilakukan oleh pihak terkait adalah melakukan penyuluhan dan pembinaan tentang kesadaran hukum pada masyarakat, melakukan mediasi, membuat program-program positif untuk warga dan memberdayakan para generasi muda. Saran untuk masyarakat dari kedua dukuh yang bertikai seharusnya sadar hukum dan perlu adanya pengendalian amarah sehingga tidak terjadi konflik. Pihak Pemerintah Desa hendaknya lebih bijaksana dalam menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat serta membuat program-program positif untuk masyarakat guna mempererat tali persaudaraan antar warga dan memberdayakan pemuda agar tidak melakukan hal negatif. Pihak Kepolisian dan petugas keamanan agar bertindak tegas terhadap siapa saja yang melakukan tidakan anarkis dan memberi hukuman yang tegas pula.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Perkelahian Massa, Warga Desa
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
K Law > K Law (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 25 Aug 2012 07:16
Last Modified: 25 Aug 2012 07:16

Actions (login required)

View Item