Gaya Bahasa dalam Novel Kembang Alang-alang karya Margareth Widhy Pratiwi

Rina Widyastuti, 2151408014 (2012) Gaya Bahasa dalam Novel Kembang Alang-alang karya Margareth Widhy Pratiwi. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Novel sebagai salah satu jenis karya sastra merupakan wacana yang memuat banyak kata atau bahasa yang tentu beragam, diciptakan sesuai dengan gagasan dan imajinasi pengarangnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, permasalahan yang muncul dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk gaya bahasa pada novel Kembang Alang-alang karya Margareth Widhy Pratiwi ditinjau dari pilihan kata, struktur kalimnat dan bahasa figuratif. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan jenis gaya bahasa yang terdapat pada novel Kembang Alang-alang karya Margareth Widhiy Pratiwi dan untuk memperoleh makna dan untuk memperoleh makna serta fungsi gaya bahasa pada novel tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori gaya bahasa dengan menggunakan pendekatan stilistika. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah gaya bahasa yang difokuskan dalam penggunaan gaya bahasa dalam novel Kembang Alang-alang karya Margareth Widhy Pratiwi. Gaya bahasa yang dikaji meliputi aspek pilihan kata, struktur kalimat, bahasa figuratif. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan metode struktural. Berdasarkan hasil analisis yang ditemukan dapat disimpulkan bahwa gaya bahasa terdapat pada novel Kembang Alang-alang karya Margareth Widhy Pratiwi dibagi menjadi tiga subbab yaitu pilihan kata a tau diksi yang digunakan dalam novel Kembang Alang-alang karya Margareth Widhy Pratiwi ditemukan antara lain: (1) pemanfaatan sinonim; (2) pemendekan kata; (3) penyimpangan bentuk dasar; (4) penggunaan bentuk ulang; (5) pemanfaatan kata majemuk. Pilihan kata digunakan untuk menunjukkan ciri khas dan keistimewaan gaya bahasa novel Kembang Alang-alang karya Margareth Widhy Pratiwi. Struktur kalimat, meliputi dua bentuk yaitu; kalimat panjang dan kalimat pendek. Struktur kalimat digunakan untuk memperoleh efek tertentu atau ekspresivutas dan pemadatan sedangkan penggunaan majas figuratif meliputi: (1) majas perumpamaan (simile); (2) majas personifikasi; (3) majas hiperbola, dan (4) majas metafora. Penggunaan majas pada novel Kembang Alang-alang karya Margareth Widhy Pratiwi. Penggunaan majas pada novel Kembang Alang-alang karya Margareth Widhy Pratiwi menimbulkan kesan melebih-lebihkan sehingga cerits menjadi lebih hidup. Berdasarkan temuan tersebut, saran yang dapat diberikan yaitu saran yang dapat diberikan yaitu agar penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk penelitian selanjutnya dan penggunaan gaya bahasa saat ini hendaknya disesuaikan dengan gaya bahasa saat ini sehingga novel tersebut dapat dinikmati dan dimengerti maknanya oleh semua kalangan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: novel, diksi, dan majas
Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Sastra
P Language and Literature > PQ Romance literatures
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Sastra Jawa (S1)
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 13 Aug 2012 02:59
Last Modified: 13 Aug 2012 02:59

Actions (login required)

View Item