Implementasi Pembelajaran Musik untuk Mengembangkan Mental dan Psikomotorik Anak Penderita Down Syndrom di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita “Kartini” Temanggung

Mayliza Defly Ardina, 2503407022 (2011) Implementasi Pembelajaran Musik untuk Mengembangkan Mental dan Psikomotorik Anak Penderita Down Syndrom di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita “Kartini” Temanggung. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Setiap orang pasti menyukai musik karena musik dapat dijadikan sebagai sarana rekreasi, ekspresi hati. Musik dirasa dapat memberikan suasana yang ceria dan dapat membangkitkan suasana maka di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita “Kartini” Temanggung anak-anak penerima manfaat diberikan pembelajaran musik.Pembelajaran musik tersebut bertujuan agar anak mampu berekspresi sesuai dengan bakat dan minat serta bertujuan agar anak bisa berprestasi. Penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan pokok permasalahan sebagai berikut (1) implementasi pembelajaran musik untuk mengembangkan mental anak penderita down syndrom, (2) faktor pendukung dan faktor penghambat dalam proses pembelajaran, (3) evaluasi pembelajaran musik.Untuk mengetahui implementasi Pembelajaran musik untuk anak down syndrom di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita “Kartini” Temanggung, maka penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa implementasi pembelajaran musik di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita “Kartini” Temanggung telah terlaksanakan guna mengembangkan mental dan psikomotorik anak penderita down syndrome. Tujuan dari pembelajaran tersebut adalah sebagai rekreasi yang berguna untuk menciptakan susana gembira pada anak, sehingga anak bisa menikmati setiap jalannya pembelajaran. Tujuan utama dari pembelajaran musik adalah untuk mengembangkan mental anak hingga anak yang awalnya pemalu menjadi lebih percaya diri, dan anak yang awalnya agresif menjadi terarah. Dalam pembelajaran ini siswa diperkenalkan alat musik ritmik, seperti rebana, drum, kendang, dan kicrikan dan juga siswa disuruh untuk mencoba memainkan alat-alat tersebut, cara ini dilakukan agar psikomotorik siswa bias terasah dan siswa tidak hanya mengenal alatnya tapi juga tau bagaimana bunyi dari alat tersebut.Pembelajaran musik telah membantu mengasah mental dan motorik anak yang dibuktikan dengan keberanian anak untuk tampil didepan umum dengan beryanyi dan menari. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan,sebaiknya pembelajaran musik untuk anak dengan down syndromeharus lebih diperhatikan, karena anak down syndromeberbeda dengan grahita lainnya maka sebaiknya diadakan pembagian kelas dengan jumlah siswa yang lebih sedikit sehingga guru akan lebih leluasa memberikan materi dan anak pun lebih bisa menerima materi.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: implementasi,pembelajaran,musik,down syndrom
Subjects: L Education > L Education (General)
M Music and Books on Music > M Music
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, S1 (Pendidikan Seni Musik)
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 12 Aug 2012 23:12
Last Modified: 12 Aug 2012 23:12

Actions (login required)

View Item