Daya Kreasi Guru dalam Mengajar Mata Pelajaran Sejarah yang Kontroversi pada SMA-SMK di Majenang Kabupaten Cilacap tahun 2010/2011

Fajar Purwo Kinasih, 3101407068 (2011) Daya Kreasi Guru dalam Mengajar Mata Pelajaran Sejarah yang Kontroversi pada SMA-SMK di Majenang Kabupaten Cilacap tahun 2010/2011. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Sebagian besar dari materi pelajaran sejarah yang diajarkan, tidak semuanya sudah sesuai dengan fakta-fakta yang ada. Kekontroversialan sejarah biasanya muncul akibat perbedaan pandangan tentang suatu peristiwa dikalangan sejarawan atau masyarakat yang dilandasi perbedaan perolehan sumber sampai dengan masalah interpretasi yang berbeda. Guru-guru sejarah dalam melaksanakan pembelajaran sejarah sekarang ini khususnya materi sejarah yang kontroversi masih hanya mengacu pada kurikulum dan buku teks-buku teks seadanya. Dalam mengajar sejarah yang kontroversi ini diperlukan kreasi dalam mengajar dari guru agar siswa dalam menangkap materi yang diajarkan dengan baik dan tidak merasa kebingungan. Kekreativitasan guru mengacu pada beberapa komponen yaitu penguasaan materi, pengelolaan media pembelajaran, serta metode pembelajaran. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana pengetahuan guru sejarah tentang materi pembelajaran sejarah yang kontroversi pada SMA-SMK di Majenang Kabupaten Cilacap; (2) Bagaimana daya kreasi guru dalam pengajaran sejarah yang kontroversi pada SMA-SMK di Majenang Kabupaten Cilacap. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui sejauhmana pengetahuan guru sejarah tentang materi pembelajaran sejarah yang kontroversi pada SMA-SMK di Majenang Kabupaten Cilacap; (2) Menjelaskan tentang daya kreasi guru dalam pengajaran sejarah yang kontroversi pada SMA-SMK di Majenang Kabupaten Cilacap. Untuk menjawab pertanyaan diatas, metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan design penelitian studi kasus. Sumber data yang digunakan adalah sumber primer dan sumber sekunder. Lokasi penelitian yaitu di SMA N 1 Majenang, SMA Purnama Majenang, SMK N Karangpucung, dan SMK Diponegoro Majenang. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara. Triangulasi penulis gunakan untuk menguji keabsahan data. Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis model Miles and Hubermen yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru-guru sejarah SMA-SMK di Majenang memiliki pengetahuan yang luas mengenai materi sejarah khususnya materi sejarah kontroversi. Pengetahuan dan wawasan yang dimiliki guru tersebut dipengaruhi oleh faktor dari luar maupun dari dalam guru itu sendiri. Dalam hal kekreativitasannya jika dipandang dari aspek penguasaan materi, metode pembelajaran, pengelolaan media dan pengelolaan kelas, guru sudah dapat dikatakan cukup kreatif. Hanya saja dalam hal metode guru masih menggunakan metode ceramah bervariasi meskipun terkadang juga diselingi dengan metode yang lain. Dalam aspek media juga masih terbatas, hanya menggunakan media seadanya karena keterbatasan fasilitas dan alokasi waktunya yang sedikit. Dalam aspek penguasaan materi dan pengelolaan kelas sudah baik. Dari hasil penelitian di atas disarankan, guru sebaiknya berusaha lebih mengembangkan pembelajaran dengan mencoba berbagai pendekatan. Disamping itu guru juga harus mengembangkan keilmuannya dengan menambah referensi.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Daya kreasi, pengajaran sejarah, sejarah kontroversi
Subjects: D History General and Old World > DS Asia > Indonesian History
L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 23 Jul 2012 17:55
Last Modified: 23 Jul 2012 17:55

Actions (login required)

View Item