Model pembelajaran menggiring bola pada permainan sepakbola dalam penjasorkes melalui pendekatan lingkungan Hutan terhadap minat dalam mengikuti Penjasorkes pada siswa kelas V SD Negeri Wotgalih 03 Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal Tahun pelajaran 2010 / 2011

Hadi Ismanto, 6102909096 (2011) Model pembelajaran menggiring bola pada permainan sepakbola dalam penjasorkes melalui pendekatan lingkungan Hutan terhadap minat dalam mengikuti Penjasorkes pada siswa kelas V SD Negeri Wotgalih 03 Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal Tahun pelajaran 2010 / 2011. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Minat Siswa dalam mengikuti Pembelajaran Penjasorkes melalui model Pembelajaran Menggiring bola pada Permainan Sepakbola melalui pendekatan lingkungan hutan? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Minat Siswa kelas V SD Negeri Wotgalih 03 Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2010 / 2011 terhadap pembelajaran penjasorkes melalui Model pembelajaran menggiring bola pada Permainan Sepak Bola dengan pendekatan lingkungan hutan. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa Kelas V SD Negeri Wotgalih03.Di Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal Sejumlah 20 siswa, dengan perincian Putra 9 dan Putri 11. Sampel diambil keseluruhan siswa sejumlah 20 siswa dari populasi dengan teknik total sampling. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode intervieu dan kuisioner dan dalam menganalisa data menggunakan analisis statistik dengan analisis deskriptif persentase. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel tunggal. Berdasarkan analisis deskriptif persentase, Minat Siswa dalam mengikuti Pembelajaran Penjasorkes melalui model Pembelajaran Menggiring bola pada Permainan Sepakbola melalui pendekatan lingkungan hutan Tahun Pelajaran. 2010 / 2011 masuk dalam katagori rendah dengan prosentase 39,75%.Faktor yang berpengaruh paling tinggi terhadap minat siswa dalam mengikuti pembelajaran penjasorkes adalah fasilitas dan lingkungan sebesar 70%, motivasi dan cita–cita sebesar 40% , dan faktor yang kurang mendukung adalah sikap guru / sekolah / keluarga sebesar 25%, dan kepribadian siswa sebesar 20% Dari hasil analisis deskriptif persentase dapat disimpulkan bahwa Faktor yang berpengaruh paling tinggi terhadap Minat Siswa dalam mengikuti Pembelajaran Penjasorkes adalah fasilitas dan lingkungan sebesar 70%.Hasil penelitian ini dapat dijadikan saran ataupun masukan bagi pemerintah, guru, dan semua yang berkecimpung dalam dunia pendidikan agar diadakan upaya peningkatan pembelajaran Pendidikan jasmani pada Siswa Sekolah Dasar melalui aktifitas olahraga yang memadai dan diharapkan dapat memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah sebagai media pembelajaran untuk menunjang kemampuan belajar sekaligus meningkatkan minat belajar siswa.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 16 Jul 2012 20:53
Last Modified: 16 Jul 2012 20:53

Actions (login required)

View Item