Model Pembelajaran Bola Voli Dalam Penjasorkes Melalui Pendekatan Lingkungan Kebun Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Kalimati 01 Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal

Yuliani, 6102909012 (2011) Model Pembelajaran Bola Voli Dalam Penjasorkes Melalui Pendekatan Lingkungan Kebun Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Kalimati 01 Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Keterbatasan sarana dan prasarana di sekolah menjadi salah satu hal yang menyebabkan pembelajaran Penjasorkes kurang maksimal sehingga diperlukan pengembangan model pembelajaran yang sudah ada. Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana model pembelajaran bola voli dalam Penjasorkes melalui pendekatan lingkungan kebun pada siswa kelas IV SD Negeri Kalimati 01 Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal?”. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran gerak bola voli dalam Penjasorkes pada siswa kelas IV SD Negeri Kalimati 01 Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal. Model pengembangan yang digunakan adalah menggunakan model pengembangan Research Based Development. Adapun model pengembangan yang dilakukan adalah dengan mengembangkan model pembelajaran bola voli dengan memanfaatkan lingkungan kebun dekat sekolah dan penggunaan media yang bervariasi yaitu dengan alat pemukul berupa papan kayu, bola karet, bola plastik dan bola voli. Prosedur pengembangan produk meliputi Identifikasi permasalahan, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, uji coba pemakaian, revisi produk, uji coba produk, revisi desain, penyempurnaan produk akhir. Data berupa hasil penilaian Ahli, pengamatan terhadap aktivitas dan kerjasama siswa serta hasil pengisian angket oleh siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif presentase untuk mengungkap aspek kognitif, psikomotorik dan afektif siswa setelah menggunakan produk. Dari hasil uji coba diperoleh analisis produk oleh ahli pada skala kecil Guru Penjasorkes I sebesar 82%, Guru Penjasorkes II yaitu 88%, penilaian Ahli rata-rata 85% dengan kriteria “Sangat Baik”. Pada skala besar yaitu Ahli Penjasorkes 86%, Guru Penjasorkes I 86%, dan Guru Penjasorkes II 90% dengan rata-rata penilaian Ahli 88% kriteria “Sangat Baik”. Pada skala kecil hasil belajar aspek psikomotorik 96%, aspek kognitif 86% dan aspek afektif 86% dengan kriteria “Sangat Baik”. Sedangkan pada penelitian skala besar hasil belajar aspek psikomotorik mencapai 95,71%, aspek kognitif sebesar 92,86% dan aspek afektif mencapai 92,38% dengan kriteria “Sangat Baik”.Pada penelitian skala kecil hasil aktivitas siswa mencapai 100% dengan kriteria sangat baik dan kerjasama siswa sebesar 88%. Sedangkan pada penelitian skala besar hasil aktivitas siswa mencapai 97% dan kerjasama siswa sebesar 94% dengan kriteria “Sangat Baik”. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran bola voli baik digunakan dalam mata pelajaran Penjasorkes dan sebaiknya diterapkan dalam pembelajaran Penjasorkes karena dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas dan kerjasama siswa

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Model Pembelajaran, Bola Voli
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 16 Jul 2012 20:12
Last Modified: 16 Jul 2012 20:12

Actions (login required)

View Item