Survey KeterampilanGerak Dasar Pada Siswa Kelas V SD Se Gugus SembodroKecamatan Kaliwungu Kabupaten Semarang Tahun 2011

Dwi Hartanto, 6101407144 (2011) Survey KeterampilanGerak Dasar Pada Siswa Kelas V SD Se Gugus SembodroKecamatan Kaliwungu Kabupaten Semarang Tahun 2011. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Permasalahan dalam penilitian ini adalah bagaimana tingkat keterampilan gerak dasar yang dimiliki siswa kelas V di Gugus Sembodro Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Semarang tahun pelajaran 2010/2011. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana gerak dasar yang dimiliki oleh siswa setingkat SD kelas V di Gugus Sembodro Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Semarang tahun pelajaran 2010/2011. Keterampilan gerak dasar adalah kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan tugas-tugas jalan, lari,lompat dan lempar secara efektif dan efisien. Pengumpulan data penilitian menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD kelas V se Gugus Sembodro dengan sampel berjumlah 100 anak yang terdiri dari 49 siswa putri dan 51 siswa putra. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah iowa brace test. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 100 siswa baik putra maupun putri terdapat 8 siswa termasuk kategori baik sekali, 72 siswa termasuk kategori baik dan 20 siswa termasuk dalam kategori sedang. Untuk siswa putra terdapat 6 siswa termasuk kategori baik sekali, 33 siswa termasuk kategori baik, 12 siswa termasuk kategori sedang. Untuk siswa putri terdiri dari 2 siswa termasuk kategori baik sekali, 39 siswa termasuk kategori baik dan 8 siswa termasuk dalam kategori sedang. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti sarankan bagi guru penjas SD untuk mengetahui keterampilan gerak dasar yang dimiliki oleh anak didiknya sehingga hal tersebut dapat dijadikan pedoman dalam menentukan materi yang akan diberikan terhadap muridnya. Untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar pada siswa sebaiknya guru penjas memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan fisiknya. Seorang guru penjas sebaiknya memberikan kebebasan kepada siswa untuk melakukan tugas geraknya. Dalam pembelajaran penjas hendaknya dilaksanakan secara bervariasi agar tidak terjadi kejenuhan pada anak didiknya. Disamping itu orang tua harus memberikan dukungan terhadap anak-anaknya untuk menjaga dan meningkatkan kondisi fisiknya. Kondisi tersebut akan lebih bisa ditingkatkan apabila anak diberi kesempatan yang lebih untuk melakukan aktivitas fisiknya agar dapat meningkatkan kebugaran jasmaninya.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 08 Jul 2012 21:51
Last Modified: 08 Jul 2012 21:51

Actions (login required)

View Item