Pola Pendidikan Karakter pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Pemalang

Eka Prasetyani, 3401407060 (2011) Pola Pendidikan Karakter pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Pemalang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Fungsi dan tujuan diatas secara tidak langsung berkaitan dengan pembentukan karakter peserta didik sehingga mampu bersaing, beretika, bermoral, bersopan-santun dan berinteraksi dengan masyarakat. Tanpa karakter seseorang dapat dengan mudah melakukan sesuatu apa pun yang dapat merugikan orang lain bahkan dirinya sendiri. Oleh karena itu karakter perlu untuk ditanamkan kepada seseorang agar ia dapat mengelola dirinya sehingga dapat menghindarkan dirinya dari hal-hal yang negatif. Dengan adanya penanaman karakter pada diri seseorang diharapkan dapat mendorongnya melakukan sesuatu sesuai dengan hati nuraninya. Atas dasar itulah diperlukan pendidikan karakter pada siswa. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana pola pendidikan karakter di SMA Negeri 1 Pemalang, Faktor apa saja yang mempengaruhi pendidikan karakter di SMA Negeri 1 Pemalang dan kendala apa saja yng dihadapi dalam proses pendidikan karakter di SMA Negeri 1 Pemalang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pendidikan karakter di SMA Negeri 1 Pemalang dan faktor-faktor yang mempengaruhi pola pendidikan karakter di SMA Negeri 1 Pemalang serta kendala yang dihadapi dalam dalam penerapan pola pendidikan karakter pada kelas XI SMA Negeri 1 Pemalang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data penelitian meliputi data primer dan sekunder. Data primer didapatkan dari pengamatan dan wawancara dengan informan yaitu siswa, guru dan kepala sekolah. Data sekunder adalah data yang didapatkan dari hasil-hasil dokumentasi dari peneliti untuk mendukung analisis data. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data yaitu dengan menggunakan teknik triangulasi. Analisis data dilakukan dengan beberapa tahap yaitu tahap pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pola pendidikan karakter pada kelas XI SMA Negeri 1 Pemalang berupa pendidikan karakter yang diintegrasikan ke dalam kegiatan intrakurikuler dan pendidikan karakter yang diintegrasikan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler, 2) faktor yang mempengaruhi pola pendidikan karakter pada kelas XI SMA Negeri 1 Pemalang adalah: (a) Pembiasaan. Pembiasaan digunakan untuk menerapkan pendidikan karakter dengan berupa kegiata-kegiatan, (b) Peraturan dan Sanksi. Peraturan diterapkan agar kegiatan-kegiatan bisa dilaksanakan dengan baik dan teratur. Sedangkan sanksi diberikan agar siswa jera untuk melanggar aturan yang ada, (c) Keteladanan. Siswa biasanya meniru apa yang menjadi teladannya, oleh karena itu diperlukan keteladan yang baik dari Kepsek dan guru, (d) Motivasi Siswa. Motivasi siswa dalam melaksanakan segala kegiatan sangat mempengaruhi pendidikan karakter di sekolah, (e) Motivasi dan Dukungan Guru dan Pengajar. Motivasi guru dalam melaksanakan pendidikan karakter sangat mempengaruhi pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah dan dukungan dari guru serta kepala sekolah sangat diperlukan dalam proses pendidikan karakter di sekolah, dan (f) Dukungan dari keluarga dan lingkungan. Keluarga dan lingkungan mempercayakan semua yang berkaitan dengan proses pendidikan karakter pada pihak sekolah, 4) kendala yang dihadapi dalam pendidikan karakter di SMA negeri 1 Pemalang antara lain kendala intern dan kendala ekstern. Kendala intern berupa terbatasnya waktu guru untuk membimbing dan mengawasi siswa, sikap susah diatur yang dimiliki siswa dan pengaruh teman. Sedangkan untuk kendala ekstern itu sendiri adalah adanya faktor arus globalisasi dan faktor lingkungan. Saran yang diajukan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1) guru yang sudah mendapatkan training pendidikan karakter sebaiknya benar-benar menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran. 2) sebaiknya tidak hanya guru yang sudah mendapatkan training saja yang menerapkan pendidikan karakter pada kegiatan pembelajaran melainkan juga guru yang lain.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pola, Pendidikan Karakter, Sekolah
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 05 Jul 2012 19:59
Last Modified: 05 Jul 2012 19:59

Actions (login required)

View Item