Pembinaan Kepribadian Anak pada Keluarga Pedagang Pasar di Desa Japah Kecamatan Japah Kabupaten Blora

Ely. Puspitasari, , 3401406551 (2012) Pembinaan Kepribadian Anak pada Keluarga Pedagang Pasar di Desa Japah Kecamatan Japah Kabupaten Blora. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Pembinaan kepribadian anak dapat juga diartikan proses untuk mendidik dan membimbing perbuatan atau tingkahlaku baik pada anak, untuk meningkatkan unsur-unsur kebaikan dalam dirinya. Keluarga merupakan lembaga yang paling penting di dalam pembinaan kepribadian anak sebab, keluarga merupakan agen sosialisasi pertama yang berperan penting mengenalkan anak dengan lingkungan sekitar di dalam pembinaan kepribadian anak. Hal ini dikarenakan sejak anak dilahirkan keluargalah yang memberikan kasih sayang dan pendidikan bagi anak. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah pembinaan kepribadian anak pada keluarga pedagang pasar?, 2) Bagaimanakah pembagian peran antara ayah dan ibu dalam membina kepribadiaan anak bagi keluarga pedagang pasar?, 3)Kendala apa sajakah yang timbul dalam pembinaan kepribadian anak pada keluarga pedagang pasar?. Dalam penelitian ini tujuan yang ingin dicapai adalah mengetahui tentang: 1) Mengetahui bagaimana pembinaan kepribadian anak pada keluarga pedagang pasar, 2) Dapat mengetahui bagaimana pembagian peran antara ayah dan ibu dalam membina kepribadiaan anak bagi keluarga pedagang pasar, 3) Mengetahui kendala-kendala yang timbul dalam pembinaan kepribadian anak pada keluarga pedagang pasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Yang menjadi lokasi penelitian adalah Pasar Japah Kecamatan Japah Kabupaten Blora. Fokus penelitian ini adalah pembinaan kepribadian anak pada keluarga pedagang pasar, pembagian peran antara ayah dan ibu dalam membina kepribadiaan anak bagi keluarga pedagang pasar, dan kendala yang timbul dalam pembinaan kepribadian anak pada keluarga pedagang pasar. Data penelitian meliputi sumber data utama yaitu informan atau responden dan sumberdata tambahan. Informan yaitu masyarakat sekitar, sedangkan responden terdiri dari 20 orang, yang meliputi 10 orang tua dan 10 anak-anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan tiga alur dari milles yaitu proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Validitas data dengan mengunakan triangulasi data dari moleong, yaitu teknik pemeriksaan, keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data itu tidak diperlukan pengecekan atau sebagai pembandingan terhadap data itu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap pedagang pasar di Japah Kecamatan Japah Kabupaten Blora dengan keterbatasan waktu yang orang tua miliki orang tua berusaha memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin untuk mengasuh anak. Selain perlu kedekatan antara orang tua dengan anak orang tua juga memperhatikan aspek-aspek kepribadian yang ada pada anak. para orang tua juga membekali anak dengan pendidikan formal dan informal, agar anak bisa tumbuh dengan pribadi yang baik dan bisa diterima dalam masyarakat. Sebagai seorang ayah, peran ayah dalam keluarga tidak hanya sebatas menjadi kepala keluarga, melainkan sebagai pencari nafkah, memberikan segala kebutuhan bagi anak, memberikan perlindungan bagi keluarga, dan menberikan batasan pergaulan pada anak. Sedangkan peran ibu dalam keluarga, selain ibu berperan sebagai ibu rumah tangga yang mengurus rumah tangga, ibu juga berperan sebagai pengasuh anak dan pemberi sumbangan bagi perekonomian keluarga. Kendala yang dihadapi orang tua dalam pembinaan kepribadian anak diantaranya: 1) kendala intern yaitu kesibukan orang tua, kurangnya waktu berkumpul dengan keluarga, anak susah diatur. 2) Kendala eksternal yaitu karena pengaruh lingkungan. Saran yang dianjurka dalam penelitian ini sebagai berikut: 1) Meski orang tua sibuk hendaknya tetap memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan anak, Meskipun tingkat pendidikan orang tua cukup rendah, hendaknya orang tua tetap memperhatikan pendidikan anak, Orang tua harus melibatkan masyarakat kekitar dalam mengontrol atau mengawasi setiap tingkahlaku anak di luar rumah. 2) Masyarakat yaitu masyarakat harus terut serta menciptakan situasi kehidupan yang memperhatikan nilai-nilai atau norma-norma yang sudah ada dalam masyarakat, selain hal itu masyarakat hendaknya juga turut mengawasi tingkahlaku anak sehingga tingkahlaku anak dapat dikontrol dengan mudah.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pembinaan Kepribadian, Anak, Keluarga Pedagang
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 03 Jul 2012 22:53
Last Modified: 03 Jul 2012 22:53

Actions (login required)

View Item