Peran Tokoh Informal Dalam Pembangunan Desa Di Desa Muneng Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung.

Woro Sariningrum, 3401407041 (2011) Peran Tokoh Informal Dalam Pembangunan Desa Di Desa Muneng Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Peran Tokoh Informal Dalam Pembangunan Desa Di Desa Muneng Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung.) - Published Version
Download (25Kb)

    Abstract

    Pembangunan memerlukan proses yang lama dan tidak selalu berjalan dengan lancar. Dalam pelaksanaannya, pembangunan melibatkan masyarakat secara keseluruhanya agar apa yang direncana bisa berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Keikutsertaan masyarakat dalam pembangunan akan membawa dampak yang baik bagi desanya, yaitu masyarakat akan lebih mandiri karena masyarakat akan lebih terbiasa dalam pengelolaan pembangunan. Permasalahan dalam skripsi ini adalah Bagaimana peran tokoh informal dalam pembangunan desa di desa Muneng? Sejauh mana tokoh informal berperan mendinamisasi pelaksanaan pembangunan desa di desa Muneng?. Lokasi penelitian ini adalah Desa Muneng, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung. Penelitian ini berfokus pada tokoh informal warga masyarakat Desa Muneng tentang peran tokoh informal dalam pembangunan desa di Desa Muneng Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung. Sumber data dalam penelitian ini yaitu terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder, yaitu: sumber data primer adalah tokoh informal masyarakat Desa Muneng Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung yang mencakup anggota PNPM, Kyai, guru, orang kaya (terpandang), dan terdidik. Sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan wawancara. Tahapan analisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Peran tokoh informal dalam pembangunan desa di desa Muneng antara lain: Bentuk peran tokoh informal masyarakat dalam pembangunan desa muneng Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung berupa: peran pemikiran, peran tenaga, peran keahlian dan peran dana. Dari empat jenis peran yang dikaji, ternyata bentuk peran tenaga memiliki sumbangan yang sangat signifikan dalam pembangunan Desa Muneng Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung. Meskipun masih terdapat hambatan-hambatan kecil dalam membangun dan mengarahkan partisipasi masyarakat Desa Muneng, namun secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa tingkat peran tokoh informal masyarakat desa tersebut telah cukup memadai dalam rangka pembangunan di desa mereka. Tokoh informal berperan mendinamisasi pelaksanaan pembangunan desa di desa Muneng antara lain: Tokoh informal memberikan penyuluhan dan pembinaan mengenai kebersamaan dalam masyarakat dalam pembangunan desanya, memberikan pelatihan dan ketrampilan bagi masyarakat di desanya, seperti ketrampilan salon dan bengkel. Namun peran setiap tokohnya berbeda-beda, seperti seorang kyai memberikan peranannya memotivasi masyarakat untuk aktif dalam kegiatan pembangunan desa, seorang guru memberikan perannya sebagai pengawas, orang terdidik menyumbangkan ide-ide atau gagasan dalam pembangunan desa serta orang kaya memberikan sumbangan secara fisik dalam pembangunan. Berdasarkan hasil penelitian maka saran yang dapat diberikan oleh peneliti adalah Diharapkan agar tokoh masyarakat semakin gigih dalam berupaya memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Muneng guna mendapatkan pembangunan sesuai skala prioritas kebutuhan masyarakat desanya. Agar pemerintah desa beserta jajarannya semakin menjalin hubungan yang baik dengan tokoh-tokoh masyarakat dan dengan masyarakat desa secara keseluruhan sehingga pertemuan-pertemuan yang mereka selenggarakan di masa yang akan datang dapat melahirkan gagasan-gagasan dan keputusan-keputusan yang lebih baik guna menyukseskan setiap program dan pembangunan yang telah berhasil diperjuangkan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Peran, Tokoh Informal, Pembangunan Desa
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 23 May 2012 20:57
    Last Modified: 23 May 2012 20:57

    Actions (login required)

    View Item