Model Pengembangan Permainan Woodball Berpasangan Dalam Penjasorkes Pada Siswa Kelas VI SD Negeri 04 Banyuputih Kalinyamatan Jepara Tahun Pelajaran 2012/ 2013

Ahris Sumariyanto, 6101407224 (2011) Model Pengembangan Permainan Woodball Berpasangan Dalam Penjasorkes Pada Siswa Kelas VI SD Negeri 04 Banyuputih Kalinyamatan Jepara Tahun Pelajaran 2012/ 2013. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Bagaimana model pengembangan pembelajaran penjasorkes melalui permainan woodball berpasangan yang disesuaikan dengan karakteristik siswa kelas VI dan disesuaikan dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang ada. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil pengembangan model pembelajaran penjasorkes melalui olahraga woodball bagi siswa kelas VI SD Negeri Banyuputih Kalinyamatan Jepara. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan (research-based develepment) dari Brog dan Gall yang telah dimodifikasi, yaitu: (1) Melakukan penelitian pendahuluan dan mengumpulkan informasi, termasuk observasi lapangan dan kajian pustaka, (2) Mengembangkan produk awal (yang berupa model olahraga woodball modifikasi). (3) evaluasi para ahli dengan menggunakan satu ahli penjas dan dua ahli pembelajaran, serta uji coba kelompok kecil, dengan menggunakan kuesioner dan kemudian dianalisis, (4) revisi produk pertama,revisi produk berdasarkan hasil dari evaluasi ahli dan uji coba kelompok kecil (12 siswa). Revisi ini digukanan untuk perbaikan terhadap produk awal yang dibuat oleh peneliti, (5) uji lapangan (28 siswa), (6) revisi produk akhir yang dilakukan berdasarkan hasil uji lapangan, (7) hasil akhir model pembelajaran melalui olahraga woodball bagi siswa SD Negeri Banyuputih 04 yang dihasilkan melalui revisi uji lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diperoleh dari evaluasi ahli (satu ahli penjas dan dua ahli pembelajaran), uji coba kelompok kecil (12 siswa kelas VI SD Negeri Banyuputih 04), dan uji lapangan (28 siswa SD Negeri Banyuputih 04). Data evaluasi ahli (satu ahli penjas dan dua guru penjasorkes SD) diperoleh jawaban untuk ahli penjas 81,6 %, Ahli pembelajaran 1 dan 2 sebesar 76,6% dan 83,3 %. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan pengembangan model pembelajaran olahraga woodball baik, mencapai rata-rata 80,55%. Sehingga hasil pengembangan efektif dalam pembelajaran penjasorkes kelas VI SD Negeri Banyuputih. Dapat disarankan bagi guru penjasorkes SD Negeri Banyuputih bisa memanfaatkan model pengembangan model pembelajaran ini dan dapat menambahkan variasi-variasi lain dalam pembelajaran penjasorkes.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Model Pengembangan Permainan Woodball Berpasangan
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
O Sport > Education, Training, Research
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 21 May 2012 21:47
Last Modified: 21 May 2012 21:47

Actions (login required)

View Item