Penanganan Kasus Perilaku Argesif Anak Jalanan Korban Kekerasan dalam Keluarga Di Kompleks Ruko Slawi dengan Pendekatan Konseling Behavioral Teknik Token Economy

Sesya Dias Mumpuni, 1301407005 (2012) Penanganan Kasus Perilaku Argesif Anak Jalanan Korban Kekerasan dalam Keluarga Di Kompleks Ruko Slawi dengan Pendekatan Konseling Behavioral Teknik Token Economy. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Mumpuni, Sesya Dias. 2012. Penanganan Kasus Perilaku Argesif Anak Jalanan Korban Kekerasan dalam Keluarga Di Kompleks Ruko Slawi dengan Pendekatan Konseling Behavioral Teknik Token Economy. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: Prof. Dr. Sugiyo, M.Si., Pembimbing II: Dr. Supriyo, M.Pd. Kata kunci: agresif, anak jalanan dan konseling behavioral Anak jalanan harus diberi bekal pendidikan nonformal dan berbagai keterampilan yang bisa menghasilkan keuntungan demi masa depannya. Di daerah Slawi ditemui anak jalanan yang rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga. Tujuan yang akan dicapai oleh penelitian ini adalah untuk mengentaskan perilaku agresif pada anak jalanan korban kekerasan dalam keluarga menggunakan pendekatan konseling behavioral teknik token economy. Subyek penelitian yaitu AF, AN dan HE yang mengalami perilaku agresif korban kekerasan dalam keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang diarahkan dalam penanganan kasus. Fokus penelitian yaitu perilaku agresif, sedangkan yang menjadi subfokusnya yang diteliti meliputi: kondisi keluarga, kekerasan dalam keluarga dan korban kekerasan dalam keluarga. Daerah yang dipilih peneliti sebagai daerah penelitian adalah kompleks ruko. Metode yang digunakan yaitu wawancara dan observasi. Teknik pengujian keabsahan data yaitu dengan triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan yaitu analisis konten, komparatif dan logic. Subyek pertama AF, konseli sudah dapat mengurangi perilaku agresif fisik dan verbal yaitu memukul, memaksa, berkelahi, berkata kasar, mengumpat dan memaki. Subyek kedua AN, konseli sudah dapat mengurangi perilaku agresif fisik dan verbal, walaupun tidak semuanya yaitu memukul, memaksa, berkelahi, melempar, merusak harta benda orang lain, merusak fasilitas umum, berkata kasar, mengumpat dan memaki. Subyek ketiga HE, konseli sudah dapat mengurangi perilaku agresif fisik dan verbal yaitu memukul, memaksa, berkelahi, berkata kasar dan memaki. Kesimpulan dari hasil konseling secara keseluruhan pada konseli AF, AN dan HE yaitu perilaku agresif pada anak jalanan korban kekerasan dalam keluarga dapat ditangani menggunakan konseling behavioral melalui teknik token economy. Namun diperlukan komitmen yang kuat dari konseli untuk benar-benar melakukan token economy dari konseling ini sebagai contoh dari token economy di kehidupan nyata. Berdasarkan simpulan tersebut, maka dapat disarankan bahwa ketiga konseli harus memegang komitmennya sebagai langkah konseli kedepannya memperoleh pekerjaan bahkan pendidikan yang lebih baik.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: agresif, anak jalanan dan konseling behavioral
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling, S1
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling (S1)
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 15 May 2012 00:29
Last Modified: 15 May 2012 00:29

Actions (login required)

View Item