KONTRIBUSI PELAKSANAAN KARYAWISATA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS GEOGRAFI KELAS VIII SMP NEGERI 22 SEMARANG TAHUN 2007

Riki Realita Kurniawan, 320140001 (2007) KONTRIBUSI PELAKSANAAN KARYAWISATA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS GEOGRAFI KELAS VIII SMP NEGERI 22 SEMARANG TAHUN 2007. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (KONTRIBUSI PELAKSANAAN KARYAWISATA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS GEOGRAFI KELAS VIII SMP NEGERI 22 SEMARANG TAHUN 2007) - Published Version
Download (983Kb)

    Abstract

    Dalam mata pelajaran geografi di sekolah-sekolah, tujuan dari pengajaran geografi tidak akan tercapai apabila siswa hanya mendengarkan ceramah dari guru di dalam kelas, namun akan lebih mengena dan berkesan dalam benak siswa apabila mereka langsung berhadapan pada permasalahan praktis di sekelilingnya. Hal ini sesuai dengan studi analisa geografi yang meliputi analisis gejala manusia dengan gejala alam, analisa penyebaran, interelasinya dan interaksinya dalam ruang. Salah satu bentuk belajar mengajar yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut yaitu dengan belajar mengajar di luar kelas, salah satunya melalui kegiatan karyawisata. Kegiatan karyawisata dapat mengarahkan siswa untuk mencocokkan hal-hal yang mereka peroleh di dalam kelas dengan kenyataan di masyarakat maupun pada kenyataan di lingkungan sekitarnya. Permasalahan yang yang diteliti dalam skripsi ini adalah: 1) bagaimana pendapat siswa mengenai kegiatan karyawisata? 2) bagaimana pelaksanaan kegiatan karyawisata di SMP Negeri 22 Semarang? 3) seberapa besar kontribusi pelaksanan karyawisata terhadap hasil belajar mata pelajaran geografi?. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pendapat siswa mengenai kegiatan karyawisata. 2) pelaksanaan kegiatan karyawisata di SMP Negeri 22 Semarang. 3) kontribusi pelaksanaan karyawisata terhadap hasil belajar mata pelajaran geografi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa yang melaksanakan karyawisata yaitu 287 siswa. Cara pengambilan sampel yaitu Proportional Random Sampling, dengan pengambilan proporsi sampel sebanyak 20% di dapat sampel sebanyak 56 siswa. Variabel yang diteliti adalah: 1) persiapan karyawisata. 2) pelaksanaan karyawisata. 3) tindak lanjut karyawisata. 4) hasil belajar mata geografi. Pengumpulan data yang digunakan yaitu angket/kuesioner, observasi, dan tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif persentase, korelasi product moment dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan karyawisata yang dilakukan oleh SMP Negeri 22 Semarang sesuai dengan tahapan-tahapan dalam karyawisata yang meliputi persiapan, pelaksanaan dan tindak lanjut. Pada tahapan persiapan keikutsertaan siswa dalam kepanitiaan dalam kategori kurang yaitu 25%, keikut sertaan siswa dalam penetapan tujuan wisata dalam kriteria kurang yaitu 19,6% dan mempersiapkan perlengkapan belajar dalam kriteria baik yaitu 96,4%. Pada tahapan pelaksanaan, memperhatikan obyek karyawisata dalam kriteria baik yaitu sebesar 98,2%, mendengarkan dan mencatat informasi dalam kriteria baik yaitu sebesar 91,1% dan kegiatan tanya jawab dalam kriteria cukup yaitu sebesar 67,9%. Pada tahapan tindak lanjut membuat laporan hasil karyawisata dalam kriteria baik yaitu 89,3% dan mendiskusikan hasil kegiatan karyawisata dalam kriteria cukup sebayak 64,3%. Hal ini membuktikan kegiatan karyawisata yang dilakukan sesuai dengan tahapan-tahapan karyawisata. Diperoleh Fhitung untuk uji kebermaknaan regresi sebesar 14,112. Pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 1 dan dk = 54 diperoleh F tabel = 4,020. Karena Fhitung > Ftabel yang berarti bahwa model regresi tersebut signifikan, atau ada pengaruhnya pelaksanaan karyawisata terhadap hasil belajar mata pelajaran geografi. Sedangkan kontribusi pelaksanaan karyawisata terhadap hasil belajar mata pelajaran geografi sebesar 20,7%. Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan karyawisata yang dilakukan oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Semarang yang dilaksanakan sebagai metode dalam kegiatan belajar mengajar geografi dalam tahap-tahap pelaksanaannya sesuai dengan teori yang ada. Pelaksanaan karyawisata di SMP Negeri 22 Semarang berjalan dengan baik semua siswa dapat memahami pembelajaran yang ada. Dari pejelasan yang diberikan guru dan guide siswa mencatat dan mengigatnya, ini terbukti dari peningkatan nilai tes yang diberikan sebelum dan setelah melaksanankan karyawisata. Kegiatan karyawisata memberikan kontribusi hasil belajar mata pelajaran geografi sebesar 20,7%, ini menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa setelah melaksanakan karyawisata. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi guru-guru mata pelajaran geografi untuk menggunakan metode karyawisata ini sebagai metode pembelajaran. Dalam kegiatan wisata yang dilakukan oleh sekolah setiap tahun hendaknya jangan hanya kegiatan jalan-jalan semata tetapi juga sebagai salah satu bentuk pembelajaran diluar kelas yang mengasikkan dan dapat meningkatkan prestasi belajar.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kontribusi, Karyawisata, Hasil Belajar, Geografi
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 10 Apr 2011 21:27
    Last Modified: 25 Apr 2015 00:19

    Actions (login required)

    View Item