Analisis Hak Memperoleh Akta Kelahiran Bagi Anak-Anak Panti Asuhan Ditinjau Dari Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia. (Studi Di Panti Asuhan Kristen Tanah Putih Semarang).

Arlianti Imaria , 8150408179 (2012) Analisis Hak Memperoleh Akta Kelahiran Bagi Anak-Anak Panti Asuhan Ditinjau Dari Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia. (Studi Di Panti Asuhan Kristen Tanah Putih Semarang). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Imaria , Arlianti. 2012. Analisis Hak Memperoleh Akta Kelahiran Bagi Anak-Anak Panti Asuhan Ditinjau Dari Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia. (Studi Di Panti Asuhan Kristen Tanah Putih Semarang). Skripsi. Prodi Ilmu Hukum. Fakultas Hukum. Universitas Negeri Semarang. Dian Latifiani, S.H.,M.H., dan Ubaidillah Kamal, S.Pd.,M.H. Kata Kunci: Akta Kelahiran, Panti Asuhan, Hak Memperoleh Akta Kelahiran Setiap kelahiran tanpa terkecuali perlu memiliki bukti tertulis dan otentik karena dapat membuktikan kewarganegaraan dan merupakan identitas diri pertama yang dimiliki anak. Akta Kelahiran juga dapat menunjukkan hubungan hukum antara anak dengan orang tuanya secara hukum, Sehingga akta kelahiran merupakan hak dasar semua anak di Indonesia termaksud anak-anak panti asuhan. Akta Kelahiran mempunyai kekuatan pembuktian yang sempurna yang dapat dilihat pada akta kelahiran yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang untuk mengeluarkan akta tersebut yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Rumusan masalah dalam tulisan, yakni: (1) Bagaimana kepemilikan akta kelahiran anak-anak di Panti Asuhan Tanah Putih Semarang?; (2) Bagaimana prosedur pengurusan akta kelahiran bagi anak-anak panti asuhan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang?; (3) Apa kendala-kendala yang dihadapi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Semarang serta Pihak Pengurus Panti Asuhan dalam pengurusan akta kelahiran anak panti asuhan?; (4) Bagaimana upaya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Semarang serta Pihak Pengurus Panti Asuhan dalam menanggulangi kendala tersebut? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana pembahasan penelitian serta hasilnya diuraikan melalui kata-kata berdasarkan data empiris yang diperoleh. Untuk menganalisis data dalam penelitian ini, digunakan langkah: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah kondisi kepemilikan akta kelahiran anak panti asuhan di Panti Asuhan Tanah Putih Semarang yaitu hanya 21 anak yang masuk ke panti asuhan tanah putih Semarang dengan telah melengkapi akta kelahiran, 5 orang anak yang akta kelahirannya diurus pihak panti asuhan, 12 orang anak yang belum memiliki akta kelahiran. Prosedur penerbitan akta kelahiran anak panti asuhan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Semarang dilakukan dengan cara melengkapi persyaratan lengkapnya, mengisi dan menandatangani formulir, petugas kemudian melakukan verifikasi dan validasi, selanjutnya diternitkan kutipan Akta Kelahiran. Kendala-kendala yang dihadapi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang serta Pihak Pengurus Panti Asuhan dalam pengurusan akta kelahiran anak panti asuhan adalah tidak adanya aturan resmi yang jelas terkait pengurusan akta kelahiran anak-anak Panti Asuhan ataupun anak-anak terlantar, tidak adanya kebijakan yang dilakukan pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil untuk menanggulangi masalah kependudukan anak-anak panti asuhan. Upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang serta Pihak Pengurus Panti Asuhan dalam menanggulangi kendala tersebut adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil telah memberi kebijakan lisan berupa kemudahan dalam persyaratan pembuatan akta kelahirannya sedangkan Panti Asuhan Kristen Tanah Putih Semarang telah memperketat persyaratan untuk masuk sebagai anggota Panti Asuhan Kristen Tanah Putih Semarang.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Akta Kelahiran, Panti Asuhan, Hak Memperoleh Akta Kelahiran
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
K Law > K Law (General)
Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 14 May 2012 02:56
Last Modified: 14 May 2012 02:56

Actions (login required)

View Item