“Signifikan hubungan tingkat IQ (Intelligence Quotient) terhadap hasil Porprov atlet senam yang berlatih di Klub Persani Kota Semarang

Retno Widiastuti, 6301405027 (2009) “Signifikan hubungan tingkat IQ (Intelligence Quotient) terhadap hasil Porprov atlet senam yang berlatih di Klub Persani Kota Semarang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (“Signifikan hubungan tingkat IQ (Intelligence Quotient) terhadap hasil Porprov atlet senam yang berlatih di Klub Persani Kota Semarang.) - Submitted Version
Download (488Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan tingkat IQ (Intelligence Quotient) terhadap ketrampilan senam pada atlet Kota Semarang usia 7 – 15 tahun, Tahun 2009”. Metode penelitian menggunakan metode survey tes. Populasi yang digunakan adalah pesenam Kota semarang usia 7 – 15 tahun, yang ikut serta dalam Porprov Tahun 2009, yang berjumlah 14 orang, semua populasi dijadikan sampel. Metode pengolahan data mengunakan perhitungan statistik. Perhitungan yang paling tepat untuk penelitian ini adalah menggunakan Chi-Square yang dihitung secara manual menggunakan rumus yang ada. Hasil penelitian, berdasarkan hasil perhitungan Chi-Square, yang perhitungannya dibedakan berdasarkan nomor perlombaannya, di peroleh hasil: 1) pada nomor perlombaan senam artistik putri Derajat kebebasan dari Tabel d.b = (4-1) (4-1) adalah 9 dengan besar Chi tabel sebesar 16,919 untuk standar signifikansi 5%. Berdasarkan tabel analisis data diatas diketahui bahwa besarnya nilai Chi kuadrat hitung adalah 5,52. Karena besarnya Chi kuadrat hitung lebih kecil dari Chi kuadrat table, maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara Intelligence Quotient dengan hasil Porprov Nomor Perlombaan Senam Artistik Putri pada atlet senam yang berlatih di Klub Persani Kota Semarang usia 7 - 15 tahun, Tahun 2009, 2) pada nomor perlombaan senam ritmik derajat kebebasan dari Tabel d.b = (4-1) (4-1) adalah 9 dengan besar chi Tabel sebesar 16,919 untuk standar signifikansi 5%. Berdasarkan tabel analisis data diatas diketahui bahwa besarnya nilai Chi kuadrat hitung adalah 5,52. Karena besarnya Chi kuadrat hitung lebih besar dari Chi kuadrat table, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Intelligence Quotient dengan hasil Porprov Nomor Perlombaan Ritmik pada atlet senam yang berlatih di Klub Persani Kota Semarang usia 7 - 15 tahun, Tahun 2009, dan 3) pada nomor perlombaan senam artistik putra derajat kebebasan dari Tabel d.b = (4-1) (4-1) adalah 9 dengan besar Chi tabel sebesar 16,919 untuk standar signifikansi 5%. Berdasarkan tabel analisis data diatas diketahui bahwa besarnya nilai Chi kuadrat hitung adalah 1,86. Karena besarnya Chi kuadrat hitung lebih kecil dari Chi kuadrat table, maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara Intelligence Quotient dengan hasil Porprov Nomor Perlombaan Senam Artistik Putra pada atlet senam yang berlatih di Klub Persani Kota Semarang usia 7 - 15 tahun, Tahun 2009 Saran yang dilakukan adalah : 1) Walaupun antara IQ dan ketrampilan senam tidak ada hubungannya tetapi bukan berarti Intelligence Quotient tidak penting bagi pesenam. Maka dalam pemilihan atlet harap tetap dipertimbangkan pula faktor Intelligence Quotient. 2) Bagi para peneliti diharapkan mengembangkan penelitian ini, dengan memperbaiki kelemahan dari hasil penelitian terdahulu yang secara teori antara IQ dengan hasil porprov (terwujud dalam medali) ada hubungan yang signifikan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Intelligence Quotient, ketrampilan senam, usia 7 – 15 tahun, atlet
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga, S1
    Depositing User: eko handoyo perpustakaan
    Date Deposited: 08 Apr 2011 03:02
    Last Modified: 25 Apr 2015 00:18

    Actions (login required)

    View Item