“Pengaruh Kompetensi dan Independensi terhadap Kualitas Audit (Persepsi Etika Profesi sebagai Variabel Moderasi) pada KAP di Kota Semarang”.

Ira Nurwin Tamastuti, 2010 (2010) “Pengaruh Kompetensi dan Independensi terhadap Kualitas Audit (Persepsi Etika Profesi sebagai Variabel Moderasi) pada KAP di Kota Semarang”. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Ira Nurwin T. 2010. “Pengaruh Kompetensi dan Independensi terhadap Kualitas Audit (Persepsi Etika Profesi sebagai Variabel Moderasi) pada KAP di Kota Semarang”. Skripsi. Jurusan Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I. Muhammad Khafid, S.Pd, M.Si II. Trisni Suryarini, SE. M.Si.A.kt Kata Kunci : Kompetensi,Independensi,Etika Auditor,Kualitas Audit. Akuntan publik merupakan auditor independen yang bertugas memeriksa dan memberikan opini terhadap kewajaran laporan keuangan suatu entitas usaha berdasarkan standar yang telah ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Berdasar hal tersebut, maka auditor harus bisa menjaga kualitasnya. Semakin banyaknya KAP yang ada serta adanya kasus yang menimpa perusahaan yang melibatkan akuntan publik, membuat kualitas yang dihasilkan oleh akuntan dipertanyakan oleh masyarakat. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas adalah kompetensi dan independensi, akan tetapi kualitas juga erat kaitannya dengan persepsi etika profesi. Dimana persepsi setiap auditor terhadap etika profesi berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan independensi terhadap kualitas audit secara parsial maupun simultan, serta untuk mengetahui apakah persepsi etika profesi dapat memoderasi hubungan kompetensi dan independensi terhadap kulitas audit. Populasi dalam penelitian ini 180 auditor yang bekerja di KAP di kota Semarang, dengan sampel 65 auditor yang ditentukan dengan Random Sampling dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif, regresi berganda dan MRA. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi dan independensi secara parsial dengan tingkat signifikansi 0,000 dan 0,001 maupun secara simultan dengan signifikansi sebesar 0,000 berpengaruh terhadap kualitas audit, sedangkan persepsi etika profesi memoderasi kompetensi terhadap kualitas dengan tingkat signifikansi 0,01 serta persepsi etika profesi yang berpengaruh negatif dalam memoderasi hubungan independensi terhadap kualitas dengan signifikansi sebesar 0,05. Sumbangan parsial untuk variabel kompetensi terhadap kualitas sebesar 47,7% dan independensi sebesar 17,3%, sedangkan sumbangan kompetensi dan independensi secara simultan terhadap kualitas audit sebesar 47,2%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kompetensi dan independensi berpengaruh terhadap kualitas audit baik secara parsial maupun simultan, sedangkan persepsi etika profesi memoderasi hubungan kompetensi dan independensi terhadap kualitas. Penelitian ini menggunakan random sampling sehingga tidak memperhatikan proporsional data yang diambil. Untuk penelitian mendatang diharapkan menggunakan teknik proporsional random sampling.Data yang digunakan menggunakan data dari direktori KAP 2008, diharapkan penelitian selanjutnya menggunakan data dari direktori terbaru.Serta penelitian ini merujuk pada penelitian yang belum memperhitungkan adanya SOA, sehingga adanya jasa non audit pada KAP. Untuk penelitian selanjutnya, hendaknya memperhitungkan adanya SOA.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kompetensi,Independensi,Etika Auditor,Kualitas Audit.
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, S1
Depositing User: Users 6685 not found.
Date Deposited: 27 May 2012 03:27
Last Modified: 27 May 2012 03:27

Actions (login required)

View Item