Proses Rehabilitasi Sosial Anak Melalui Pelatihan Keterampilan Otomotif di Panti Sosial Marsudi Putra Antasena Magelang

NUR ROKHANA , NIM. 1201407010 (2011) Proses Rehabilitasi Sosial Anak Melalui Pelatihan Keterampilan Otomotif di Panti Sosial Marsudi Putra Antasena Magelang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Proses Rehabilitasi Sosial Anak Melalui Pelatihan Keterampilan Otomotif di Panti Sosial Marsudi Putra Antasena Magelang) - Submitted Version
Download (2681Kb)

    Abstract

    Kemajuan tekhnologi dan informasi yang semakin pesat dan globalisasi komunikasi mengakibatkan dampak munculnya permasalahan sosial yang dapat menimbulkan kerawanan sosial seperti meningkatnya kenakalan anak dan remaja. Dalam rangka mengatasi kenakalan anak dan remaja di Indonesia khususnya wilayah Jawa Tengah berbagai macam cara telah dilaksanakan. Oleh sebab itu dalam hal ini dibahas tentang: Bagaimanakah proses rehabilitasi sosial anak melalui pelatihan keterampilan otomotif dan apa faktor pendukung dan penghambat proses pelatihan. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan proses pelatihan keterampilan otomotif dalam proses rehabilitasi sosial anak nakal. (2) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat dari proses pelatihan keterampilan otomotif di Panti Sosial Marsudi Putra “ANTASENA” Magelang. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di PSMP “ANTASENA” Magelang. Subyek penelitian berjumlah 6 orang, yaitu 1 orang penyelenggara, 1 orang Nara Sumber Teknis dan 4 orang peserta pelatihan. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi sumber, selanjutnya dilakukan analisis data model interaktif. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu dalam pelatihan keterampilan otomotif di PSMP “ANTASENA” terdapat unsur-unsur seperti: (1) Perencanaan yaitu identifikasi kebutuhan warga belajar, tujuan pelatihan, (2) Pelaksanaan pelatihan seperti bagaimana cara penyampaian materi dan komponen yang mendukung dalam proses pelatihan, (3) Evaluasi adalah untuk mengetahui bagaimana hasil dari proses pelatihan. Faktor pendukungnya yaitu adanya sertifikat pelatihan yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan. Faktor penghambatnya yaitu peralatan dan bahan yang kurang memadai, jumlah instruktur kurang dan sumber belajar kurang bervariasi dalam proses pelatihan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pelatihan keterampilan otomotif bagi anak nakal di PSMP “ANTASENA’ Magelang sudah berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan yaitu anak dapat memiliki life skill sehingga dapat hidup mandiri dan dapat diterima di masyarakat. Saran dalam penelitian ini yaitu: (1) Diharapkan peserta pelatihan lebih berpartisipasi aktif lagi untuk mengikuti pelatihan keterampilan otomotif. (2) Diharapkan untuk meningkatkan komponen-komponen yang mendukung dalam pelatihan dan harus disesuaikan dengan kebutuhan warga belajar. (3) Diharapkan dalam evaluasi tidak hanya dilakukan dengan evaliasi praktek dan teori saja tetapi juga harus dilakukan dengan pangamatan terhadap apa yang telah dilakukan oleh peserta pelatihan pada saat proses pembelajaran di kelas.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Rehabilitasi Sosial, Anak, Pelatihan, Keterampilan Otomotif
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah, S1
    L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education
    T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah (S1)
    Depositing User: eko handoyo perpustakaan
    Date Deposited: 08 Jan 2012 23:20
    Last Modified: 25 Apr 2015 04:16

    Actions (login required)

    View Item