UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI DALAM PELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS X. 3 SMA NEGERI 15 SEMARANG TAHUN AJARAN 2010/2011

Yohanes Sulistyo , 3101406564 (2011) UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI DALAM PELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS X. 3 SMA NEGERI 15 SEMARANG TAHUN AJARAN 2010/2011. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI DALAM PELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS X. 3 SMA NEGERI 15 SEMARANG TAHUN AJARAN 2010/2011) - Published Version
Download (1368Kb)

    Abstract

    Pelajaran sejarah yang dipelajari di sekolah sering dianggap sebagai mata pelajaran yang tidak menarik. Kondisi siswa saat pembelajaran berlangsung masih cenderung tidak memperhatikan penjelasan guru, penyebab dari semua itu dikarenakan proses pembelajaran masih terpusat pada guru. Siswa masih pasif dan tidak ada keberanian dalam berpendapat. Untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa, guru dituntut berperan aktif, inovatif, efektif dan menyenangkan dalam menyampaikan materi saat pembelajaran serta pemilihan evaluasi yang tidak hanya menekankan pada aspek kognitif saja, sehingga dapat meningkatkan minat belajar sejarah siswanya. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah penggunaan model pembelajaran Artikulasi pada pembelajaran sejarah dapat meningkatkan hasil belajar kelas X.3 SMA Negeri 15 Semarang tahun ajaran 2010/2011. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan atau observasi, dan refleksi. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas X. 3 yang berjumlah 35 siswa. Siswa yang dikatakan tuntas belajar jika siswa mendapat nilai sama dengan atau lebih 67 dan ketuntasan klasikal mencapai 85% dari jumlah siswa yang ada di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Artikulasi dapat meningkatkan hasil belajar pelajaran sejarah siswa kelas X.3. Melalui analisis data diperoleh bahwa hasil belajar sejarah siswa kelas X.3 sebelum tindakan diperoleh nilai rata-rata 64,83 dengan persentase ketuntasan klasikal 57,1%. Pada siklus I setelah diadakan penelitian diperoleh nilai rata-rata 69,86 dengan persentase ketuntasan klasikal 74,3%. Jadi ada peningkatan nilai rata-rata kelas sebesar 7,2% dengan persentase ketuntasan belajar juga mengalami kenaikkan sebesar 23,1%. Pada siklus I nilai rata-rata dan persentase ketuntasan klasikal sudah meningkat tetapi belum mencapai indikator, sehingga perlu diadakan siklus II. Pada siklus II diperoleh nilai rata-rata meningkat menjadi 80,43 meningkat 13,1% dari rata-rata pada siklus I. Persentase ketuntasan belajar klasikal juga meningkat sebesar 18,7% dari 74,3% pada siklus II menjadi 91,4%. Berdasarkan observasi, penelitian, pembahasan serta analisis data yang akan diuraikan pada skripsi ini, dapat disimpulkan bahwa pelajaran sejarah dengan model pembelajaran Artikulasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X.3 SMA N 15 Semarang. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah guru dapat menggunakan model pembelajaran Artikulasi sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran sejarah untuk meningkatkan kemampuan bertanya, keaktivan, minat, pemahaman, dan hasil belajar siswa. Dalam pelajaran sejarah melalui model pembelajaran Artikulasi, hendaknya guru lebih memotivasi siswa untuk lebih aktif serta mampu meningkatkan keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat atau ide dalam proses pembelajaran.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Hasil Belajar, Model Pembelajaran Artikulasi, Pelajaran Sejarah.
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    L Education > L Education (General)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 19 Dec 2011 00:38
    Last Modified: 25 Apr 2015 04:14

    Actions (login required)

    View Item