Upaya meningkatkan Hasil Belajar Memelihara Peralatan Kantor Melalui Jigsaw pada Siswa Kelas X AP 1 SMK Widya Praja Ungaran

Anggar Physca Hargiyani , 7101407178 (2011) Upaya meningkatkan Hasil Belajar Memelihara Peralatan Kantor Melalui Jigsaw pada Siswa Kelas X AP 1 SMK Widya Praja Ungaran. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Upaya meningkatkan Hasil Belajar Memelihara Peralatan Kantor Melalui Jigsaw pada Siswa Kelas X AP 1 SMK Widya Praja Ungaran) - Published Version
Download (2038Kb)

    Abstract

    Kegiatan utama dalam proses pendidikan di sekolah adalah kegiatan belajar mengajar. Proses belajar mengajar merupakan penentu keberhasilan dalam mencapai tujuan pendidikan. Selama ini pembelajaran di SMK Widya Praja Ungaran menggunakan model konvensional dalam proses pembelajarannya. Dari hasil observasi awal di SMK Widya Praja Ungaran diperoleh data bahwa pembelajaran Memelihara Peralatan Kantor di kelas X AP memiliki indikasi belajar yang rendah. Tercatat pada kelas X AP 1 ada 24 siswa dari 38 siswa yang mendapatkan nilai dibawah KKM, yaitu 70. Itu berarti presentase ketuntasan klasikal sebesar 37%. Untuk meningkatkan hasil belajar Memelihara Peralatan Kantor pada siswa kelas X AP 1 SMK Widya praja Ungaran, maka dilakukan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pembelajaran kooperatif jigsaw. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X AP SMK Widya Praja Ungaran. Prosedur penelitian ini merupakan siklus kegiatan yang terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah RPP untuk kelas treatment jigsaw dan kelas treatment konvensional, soal evaluasi tiap akhir siklus, lembar observasi siswa dan guru. Hasil penelitian pada siklus 1 kelas dengan treatment jigsaw diperoleh rata-rata hasil belajar kognitif siswa sebesar 72,45 dengan ketuntasan klasikal sebesar 74% dan untuk hasil observasi siswa sebesar 70,8%. Kelas dengan treatment konvensional rata-rata hasil belajar kognitif siswa sebesar 70,71 dengan ketuntasan klasikal sebesar 71% dan hasil observasi siswa sebesar 62,5%. Rata-rata hasil belajar siswa kelas dengan treatment jigsaw pada siklus 2 adalah sebesar 80 dengan ketuntasan klasikal sebesar 95%, dan hasil observasi siswa sebesar 89,5%. Sedangkan untuk kelas dengan treatment konvensional nilai rata-rata kognitifnya sebesar 73,23 dengan ketuntasan klasikal sebesar 83% dan hasil observasi siswa sebesar 75,51%. Kinerja guru kelas dengan treatment jigsaw pada siklus 1 mencapai 61,36% dan siklus 2 mencapai 88,63%. Kinerja guru pada kelas konvensional siklus 1 mencapai 60,41% dan siklus 2 mencapai 81,3%. Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas X AP SMK Widya Praja Ungaran pada kompetensi dasar Memelihara Peralatan Kantor dengan menggunakan model Jigsaw. Saran yang berkaitan dengan hasil penelitian ini yaitu: Guru meningkatkan komunikasi dengan siswa agar siswa dapat memahami materi lebih dalam, Guru sebaiknya meningkatkan ketrampilan dalam mengelola kelas, sehingga ketika terjadi masalah dalam jumlah anggota dalam kelompok yang tidak sama maka guru dapat mengatasi siswa yang tidak aktif, Guru dapat mempertimbangkan model kooperatif jigsaw sebagai model yang tepat dalam pembelajaran AP di SMK Widya Praja Ungaran karena telah terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X AP kompetensi dasar Memelihara Peralatan Kantor, Siswa diharapkan dapat lebih meningkatkan jiwa sosialnya terutama pada teman sekelas.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Pembelajaran Kooperatif, Hasil Belajar, Model Jigsaw
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 13 Dec 2011 23:08
    Last Modified: 25 Apr 2015 04:11

    Actions (login required)

    View Item