Pengaruh Desentralisasi dan Sistem Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial (Studi Kasus Pada Industri Pengolahan Es Balok di Kota Semarang)

Bhakti Setyolaksono , 7250406582 (2011) Pengaruh Desentralisasi dan Sistem Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial (Studi Kasus Pada Industri Pengolahan Es Balok di Kota Semarang). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Pengaruh Desentralisasi dan Sistem Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial (Studi Kasus Pada Industri Pengolahan Es Balok di Kota Semarang)) - Published Version
Download (6Mb)

    Abstract

    Kinerja manajerial adalah hasil secara periodik operasional suatu manajer berdasarkan sasaran, standar, dan kriteria yang telah ditetapakan. Kinerja manajerial dapat dipengaruhi oleh desentralisasi dan SAM. Desentralisasi merupakan pendelegasian wewenag dan tanggung jawab kepada manajer untuk mengambil kebijakan secara independen. SAM adalah suatu mekanisme pengawasan organisasi yang dapat memudahkan pengawasan dengan cara membuat laporan dan menciptakan tindakan yang nyata terhadap penilaian kinerja.. Kenyataan yang sering terjadi manajer mengabaikan penilaian kinerja manajerialnya, tingkat desentralisasi rendah dan pemanfaatan informasi SAM tidak maksimal, karena berorientasi kepada aspek ekonomi. Fenomena tersebut ditengarai sebagai salah satu faktor penyebab bangkrutnya beberapa industri pengolahan es balok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh desentralisasi dan SAM terhadap kinerja manajerial. Populasi penelitian ini adalah seluruh manajer perusahaan pengolahan es balok yang beroperasi di kota Semarang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode pengiriman kuesioner atau angket kepada seluruh pimpinan atau manajer. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan analisis regresi berganda Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 32 responden menunjukkan hasil pengolahan data diperoleh nilai thitung desentralisasi sebesar 2,862 dengan nilai signifikansi 0,008 serta t tabel 2,042. Nilai signifikansi tersebut kurang dari 0,05 serta t hitung lebih besar dari t tabel, maka desentralisasi ini dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja manajerial. Pada sistem akuntansi manajemen nilai thitung sebesar 2,271 dengan nilai signifikansi sebesar 0,031 serta t tabel 2,042. Oleh karena nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05 serta t hitung labih besar dari t table maka sistem akuntansi manajemen dapat meningkatkan kinerja manajerial. Simpulan dalam penelitian ini adalah desentralisasi dan sistem akuntansi manajemen berpengaruh positif terhadap kinerja manajerial.. Saran yang berkaitan dengan hasil penelitian ini yaitu : penulis berharap hendaknya pihak pimpinan perusahaan meningkatkan tingkat desentralisasi pada organisasinya dengan diikuti dengan sistem akuntansi manajemen yang handal, agar kinerja manajerialnya dapat meningkat dan dapat mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Desentralisasi, Sistem Akuntansi Manajemen (SAM), Kinerja Manajerial.
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, S1
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 06 Dec 2011 19:43
    Last Modified: 25 Apr 2015 04:01

    Actions (login required)

    View Item