PENERAPAN ISO 14001 TERHADAP VOLUME EKSPOR PRODUK JAMU PT. NYONYA MENEER

Rully Prastyono, 3353404037 (2011) PENERAPAN ISO 14001 TERHADAP VOLUME EKSPOR PRODUK JAMU PT. NYONYA MENEER. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENERAPAN ISO 14001 TERHADAP VOLUME EKSPOR PRODUK JAMU PT. NYONYA MENEER) - Published Version
Download (670Kb)

    Abstract

    Pada saat ini telah terlihat gejala-gejala perubahan yang nyata dalam tatanan perekonomian dunia. Batas-batas antar negara semakin transparan dan kabur dengan semakin majunya zaman dan perkembangan teknologi. Globalisasi kini bukan hanya terbatas pada terbentuknya pasaran produk dan jasa yang berskala global, tetapi juga terjadi pada berkembangnya sistem produksi yang berwawasan global. Adanya tatanan ekonomi baru ini menyebabkan mobilitas sumberdaya yang semakin tinggi dalam dunia industri sehingga tingkat persaingan antar perusahaan semakin tinggi dan kompetitif. Oleh sebab itu, perusahaan harus selalu mengembangkan inovasi dan kreativitas yang dimilikinya agar tetap eksis dan semakin meningkat daya saingnya dalam dunia industri. Dalam sejarah perkembangan industri dunia, masalah standar persyaratan mutu dan lingkungan mulai diperhatikan pada tahun 1980-an yang dipelopori Inggris dengan BS (British Standard) 5750, yang merupakan cikal bakal ISO 9000. Saat ini hampir semua perusahaan di seluruh dunia telah menerapkannya. Kemudian diikuti dengan lahirnya konsep Standar Manajemen Lingkungan ISO 14001 sekaligus berlaku secara internasional pada bulan September 1996. Standar internasional tentang Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 dapat merupakan wahana untuk menjamin kinerja Sistem manajemen lingkungan. Sistem manajemen lingkungan seperti yang terdapat dalam standar ISO 14001 memadukan kriteria lingkungan ke dalam kinerja perusahaan pada semua tingkatan. Sertifikasi ini dapat mendukung pandangan dari luar dan memberikan jaminan atas komitmen dan kinerja perusahaan, yang akan memberikan pembedaan bagi perusahaan yang memenuhi kriteria lingkungan. Karena sifatnya yang sukarela, maka dimungkinkan bagi industri untuk membuat aturannya sendiri untuk melakukan penyempurnaan kinerja lingkungan berkelanjutan melalui proses audit dan pengkajian. Di sisi lain pada saat ini dirasakan makin perlu bagi perusahaan-perusahaan yang ingin meningkatkan pasarnya di negara-negara maju untuk meenerapkan standar manajemen lingkungan (SML) dan berusaha untuk memperoleh setifikat ISO 14001. sertifikasi ini diperlukan mengingat sebagian besar negara Eropa telah mewajibkan bahwa produk-produk yang masuk ke negara tersebut harus lulus uji layak lingkungan atau telah memiliki sertifikat ISO 14001. Di setiap pasar perusahaan-perusahaan yang ada mencoba untuk memperoleh dan memanfaatkan pangsa pasar yang besar, dengan tujuan memaksimumkan keuntungan. Ketika perusahaan-perusahaan saling bersaing, tidak ada perusahaan yang mampu untuk meraih pangsa pasar yang besar. Ini merupakan suatu proses persaingan yang sehat, dimana penetapan harga yang rendah, memaksa perusahaan untuk efisien dan merangsang inovasi. Atau dengan kata lain, setiap perusahaan jika ingin tetap bertahan dan memiliki daya saing yang baik harus selalu memperbaiki dan memperbaharui kinerjanya dari waktu ke waktu. Salah satu alat yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk memperbaiki kinerjanya khususnya dalam aspek efisiensi dan kemajuan teknologi adalah Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 biasanya dipersyaratkan bagi perusahaan yang ingin mengekspor produknya ke luar negeri khususnya ke negara-negara maju.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Penerapan ISO 14001, Peningkatan Ekspor. Produk Jamu
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 29 Nov 2011 19:52
    Last Modified: 25 Apr 2015 03:47

    Actions (login required)

    View Item