HUBUNGAN ANTARA SIKAP KERJA DUDUK DENGAN KEJADIAN NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) PADA TENAGA KERJA WANITA BAGIAN PROSES PRODUKSI PENGEMASAN DAN PENGEPAKAN DI PABRIK KECAP LELE PATI JAWA TENGAH TAHUN 2010

Agustin Primasetiyo , 6450405500 (2011) HUBUNGAN ANTARA SIKAP KERJA DUDUK DENGAN KEJADIAN NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) PADA TENAGA KERJA WANITA BAGIAN PROSES PRODUKSI PENGEMASAN DAN PENGEPAKAN DI PABRIK KECAP LELE PATI JAWA TENGAH TAHUN 2010. Under Graduates thesis, unnes.

This is the latest version of this item.

Abstract

ABSTRAK Agustin Primasetiyo, 2010. Hubungan antara Sikap Kerja Duduk dengan Kejadian Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) pada Tenaga Kerja Wanita Bagian Proses Produksi Pengemasan dan Pengepakan di Pabrik Kecap Lele-Pati, Jawa Tengah 2010. Skripsi. Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas negeri Semarang. Pembimbing I. Eram Tunggul P., S.KM, M.Kes., II. dr. Yuni Wijayanti., M.Kes. Kata Kunci: Sikap Kerja Duduk, Nyeri Punggung Bawah Proses produksi pengemasan dan pengepakan di Pabrik Kecap Lele-Pati memiliki andil yang penting bila didukung oleh kualitas kesehatan dan keselamatan kerja. Salah satu kriteria dalam menentukan kualitas keselamatan dan kesehatan para tenaga kerja selama bekerja dapat ditunjang oleh sikap kerja (duduk) yang alamiah. Apabila hal tersebut didak dapat terpenuhi maka akan menimbulkan masalah kesehatan yaitu kejadian nyeri punggung bawah. Permasalan yang dikaji dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan sikap kerja duduk dengan kejadian nyeri punggung bawah (low back pain) pada tenaga kerja wanita bagian proses produksi pengemasan dan pengepakan di Pabrik Kecap Lele-Pati, Jawa Tengah tahun 2010. Jenis penelitian explanatory reseach dengan pendekatan cross sectional. responden dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kerja wanita bagian proses produksi pengemasan dan pengepakan yaitu sebanyak 33 responden. Instrumen berupa kuesioner penjaringan untuk menetahui riwayat penyakit NPB selama setahun terahir, lembar guide observation LGS (Lingkup Gerak Sendi), serta genometer dan lembar guide observation dengan metode REBA (Rapid Entire Body Assesment). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan chi square dengan α=0,05). Dari uji statistik Chi Square didapatkan p value= 0,001(p value < α), maka H0 ditolak sehingga dapat diartikan bahwa ada hubungan antara sikap kerja duduk dengan kejadian nyeri punggung bawah (low back pain). Simpulan dari penelitian adalah ada hubungan antara sikap kerja duduk dengan kejadian nyeri punggung bawah (low back pain) pada tenaga kerja proses produksi pengemasan dan pengepakan di Pabrik kecap Lele-Pati, Jawa Tengah tahun 2010. Saran yang dapat diberikan kepada pimpinan dan pengelola pabrik adalah agar dapat memberikan arahan mengenai sikap kerja duduk yang benar dan tidak berisiko serta melakukan pengkajian alat kerja yang ergonomis. Bagi tenaga kerja sebaiknya dalam aktifitas kerja, hendaknya meluangkan waktu sejenak untuk meregangkan otot dan tulang punggung guna mengurangi resiko nyeri punggung bawah, ketika istirahat, melakukan olah raga ringan guna mengembalikan kebugaran sehingga dapat memperlancar peredaran darah. Saran bagi Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi untuk memberikan pengarahan dan tinjauan mengenai ergonomi K3 terutama mengenai sikap kerja duduk yang tidak berisiko. ii

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Sikap Kerja Duduk, Nyeri Punggung Bawah
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Kesehatan Masyarakat, S1
Depositing User: afis nursaid fisika
Date Deposited: 29 Nov 2011 01:26
Last Modified: 29 Nov 2011 01:26

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item