PENGARUH PEMANFAATAN SITUS CANDI PRINGAPUS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPS SEJARAH MELALUI METODE LAWATAN SEJARAH TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI PERKEMBANGAN AGAMA HINDU BUDHA DI INDONESIA PADA SISWA KELAS VII SMP N 1 BANSARI TAHUN PELAJARAN 2009/2010


Srihayu Nuryati , 3101406544 (2011) PENGARUH PEMANFAATAN SITUS CANDI PRINGAPUS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPS SEJARAH MELALUI METODE LAWATAN SEJARAH TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI PERKEMBANGAN AGAMA HINDU BUDHA DI INDONESIA PADA SISWA KELAS VII SMP N 1 BANSARI TAHUN PELAJARAN 2009/2010. Under Graduates thesis, unnes.

This is the latest version of this item.

[thumbnail of PENGARUH PEMANFAATAN SITUS CANDI PRINGAPUS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPS SEJARAH MELALUI METODE LAWATAN SEJARAH TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI PERKEMBANGAN AGAMA HINDU BUDHA DI INDONESIA PADA SISWA KELAS VII SMP N 1 BANSARI TAHUN PELAJARAN 2009] Microsoft Word (PENGARUH PEMANFAATAN SITUS CANDI PRINGAPUS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPS SEJARAH MELALUI METODE LAWATAN SEJARAH TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI PERKEMBANGAN AGAMA HINDU BUDHA DI INDONESIA PADA SISWA KELAS VII SMP N 1 BANSARI TAHUN PELAJARAN 2009) - Published Version
Download (16kB)

Abstract

SARI Nuryati, Srihayu. 2010. Pengaruh Pemanfaatan Situs Candi Pringapus sebagai Media Pembelajaran IPS Sejarah melalui Metode Lawatan Sejarah terhadap Minat Belajar Siswa pada materi Perkembangan Agama Hindu Budha Di Indonesia pada Siswa Kelas VII SMP N 1 Bansari tahun pelajaran 2009/2010. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang, Dosen Pembimbing I Drs. Subagyo, M.Pd. dan Pembimbing II Dra. Santi Muji Utami, M.Hum. Kata kunci : Situs Candi Pringapus, Media Pembelajaran, Minat Belajar Siswa. Mata pelajaran sejarah dianggap penting manakala mata pelajaran sejarah dapat meningkatkan rasa nasionalisme dan perasaan bangga terhadap sejarah bangsanya. Namun demikian, permasalahan yang menyebabkan ketidaknyamanan siswa dalam mempelajari pelajaran sejarah salah satunya adalah masalah model pembelajaran sejarah. Mulai dari jenjang SD hingga SMA, pembelajaran sejarah cenderung hanya memanfaatkan fakta sejarah sebagai materi utama. Tidak aneh bila pendidikan sejarah terasa kering, tidak menarik, dan tidak memberi kesempatan kepada anak didik untuk belajar menggali makna dari sebuah peristiwa sejarah. Permasalahan yang diteliti adalah (1) Bagaimanakah guru memanfaatkan situs Candi Pringapus sebagai media pembelajaran IPS Sejarah? (2) Bagaimanakah pengaruh penggunaan situs Candi Pringapus sebagai media pembelajaran IPS Sejarah melalui metode lawatan sejarah terhadap minat belajar siswa pada materi perkembangan Agama Hindu Budha di Indonesia terhadap minat belajar siswa kelas VII SMP N 1 Bansari tahun pelajaran 2009/2010? Tujuan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Memahami tentang pemanfaatan situs Candi Pringapus sebagai media pembelajaran IPS Sejarah (2) Memperoleh gambaran pengaruh penggunaan situs Candi Pringapus sebagai media pembelajaran sejarah terhadap minat belajar siswa. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VII. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sample. Ada 2 variabel yang dikaji dalam penelitian ini yaitu (1) Pemanfaatan situs Candi Pringapus sebagai media pembelajaran IPS Sejarah (2) minat belajar sejarah siswa. Instrument penelitian ini meliputi kuisioner (angket) tentang pemanfaatan situs Candi Pringapus sebagai media pembelajaran IPS Sejarah dan minat belajar siswa. Data penelitian dianalisis dengan teknik deskriptif persentase dan analisis regresi. Hasil penelitian didapat bahwa dalam proses pembelajaran, ternyata guru memanfaatkan gambar sebagai media dalam proses pembelajaran, selanjutnya setelah peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan lawatan sejarah sebagai media pembelajaran, maka guru mencoba menggunakan metode lawatan sejarah sebagai media pembelajaran dengan obyek dan materi yang berbeda. Hasil dari analisis regresi menunjukkan bahwa ada pengaruh situs Candi Pringapus terhadap minat belajar siswa, berdasarkan hasil dari perhitungan thitung sebesar 4,310 dan ttabel sebesar 2,110 maka dapat dikatakan Ha ditolak dan Ho diterima karena thitung > ttabel dengan signifikansi sebesar 0,00, dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,340 dan jika dipersentasekan akan menjadi 34%. Dengan demikian besarnya pengaruh antara pemanfaatan situs Candi Pringapus sebagai media pembelajaran terhadap minat belajar siswa di SMP N 1 Bansari sebesar 34% sedangkan sisanya sebesar 66% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Saran yang dapat diajukan dalam penelitian yaitu (1) Penggunaan model pembelajaran hendaknya disesuaikan dengan materi yang akan disampaikan, tujuan pembelajaran, dan juga lingkungan pembelajaran agar proses pembelajaran lebih bervariatif, (2) Untuk menjaga dan melestarikan situs-situs bangunan bersejarah, maka perlu adanya kunjungan atau karya wisata sebagai model pembelajaran di sekolah.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Situs Candi Pringapus, Media Pembelajaran, Minat Belajar Siswa.
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Ilmu Sejarah, S1
Depositing User: Users 3257 not found.
Date Deposited: 29 Nov 2011 12:11
Last Modified: 29 Nov 2011 12:11
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/9969

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item