“Efektivitas Model Pembelajaran Berbalik berbantuan Media Peta Konsep terhadap Hasil Belajar Kimia Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan di SMA 9 Semarang

JUMIATI, 4301406062 (2011) “Efektivitas Model Pembelajaran Berbalik berbantuan Media Peta Konsep terhadap Hasil Belajar Kimia Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan di SMA 9 Semarang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang(UNNES).

This is the latest version of this item.

Abstract

ABSTRAK Jumiati. 2010. “Efektivitas Model Pembelajaran Berbalik berbantuan Media Peta Konsep terhadap Hasil Belajar Kimia Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan di SMA 9 Semarang. Skripsi, Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang Dosen Pembimbing 1 : Drs. Eko Budi Susatyo, M.Si; Dosen Pembimbing II : Drs. Soeprojo, MS. Kata Kunci: Hasil belajar, Model Pembelajaran Berbalik dan Peta Konsep. Siswa memiliki tingkat kecerdasan dan keaktivan yang berbeda-beda sehingga, guru harus mampu membuat siswa aktif dalam pembelajaran. Pada proses pembelajaran sering dijumpai kurangnya kesiapan siswa dalam menerima pelajaran. Oleh karena itu, diperlukan suatu model pembelajaran yang membuat siswa untuk mempersiapkan materi yang akan dipelajari. Model pembelajaran berbalik dapat membuat siswa untuk lebih siap menerima materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran berbalik berbantuan media peta konsep terhadap hasil belajar kimia materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N 9 Semarang tahun pelajaran 2009/2010. Kelas Sampel terdiri dari kelas XI A-2 sebagai kelas kontrol dan XI A-4 sebagai kelas eksperimen. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran berbalik dengan media peta konsep. Variabel terikat adalah hasil belajar kimia materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa kelas XI SMA N 9 Semarang tahun 2009/2010 yang dinyatakan dengan nilai tes. Hasil uji normalitas dan homogenitas dapat diperoleh kedua sampel berdistribusi normal dan mempunyai varians homogenitas yang sama. Hasil perhitungan uji ketuntasan diperoleh untuk kelas eksperimen thitung (9,624) >- ttabel (-2,026) dan kelas kontrol yakni thitung (2,798) > -ttabel (-2,024) sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kedua kelas setelah perlakuan lebih besar sama dengan 65. Hasil perhitungan uji proporsi kelompok eksperimen diperoleh Zhitung (2,688) > Z(0,45) (1,64) dan kelas kontrol diperoleh diperoleh Zhitung = -1,832 < Z(0,45) = 1,64 sehingga dapat disimpulkan siswa kelas eksperimen mencapai ketuntasan proporsi sedangkan kelas kontrol belum tuntas proporsi. Hasil uji perbedaan rata-rata dihasilkan thitung (5,264) > -ttabel (-1,99) sehingga dapat disimpulkan hasil belajar kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Hasil peningkatan belajar dihasilkan bahwa kedua kelas mengalami peningkatan hasil belajar dan uji normal Gain<g> diperoleh peningkatan pada kelas eksperimen sebesar 0,53 dan pada kelas kontrol sebesar 0,44 dengan kategori peningkatan sedang. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbalik berbantuan media peta konsep efektif digunakan dalam pembelajaran kimia materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Saran yang dapat diberikan adalah Model pembelajaran berbalik dengan media peta konsep dapat digunakan guru mata pelajaran kimia sebagai alternatif pembelajaran di kelas karena dapat mencapai ketuntasan belajar.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Hasil belajar, Model Pembelajaran Berbalik dan Peta Konsep
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
Q Science > QD Chemistry
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Kimia, S1
Depositing User: syaiful imam fisika
Date Deposited: 28 Nov 2011 22:38
Last Modified: 28 Nov 2011 22:38

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item