HUBUNGAN KECEPATAN LARI CEPAT DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP LOMPAT JAUH GAYA LENTING PADA SISWA KELAS 4 DAN 5 SEKOLAH DASAR NEGERI TAMANAGUNG KECAMATAN MUNTILAN KABUPATEN MAGELANG

: UMAR HARJANI, 6101908179 (2011) HUBUNGAN KECEPATAN LARI CEPAT DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP LOMPAT JAUH GAYA LENTING PADA SISWA KELAS 4 DAN 5 SEKOLAH DASAR NEGERI TAMANAGUNG KECAMATAN MUNTILAN KABUPATEN MAGELANG. Under Graduates thesis, universitas negeri semarang.

Abstract

SARI Umar Harjani 2010 Permasalahan hubungan kecepatan lari dan daya ledak otot tungkai terhadap hasil lompat jauh gaya lenting pada siswa kelas 4 dan 5 Sekolah Dasar Negeri Tamanagung Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang. Tujuan dilaksanakan ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecepatan lari dan daya ledak otot tungkai terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas 4 dan 5 Sekolah Dasar Neger I Tamanagung Kecamatan Muntillan Kabupaten Magelang tahun 2010. Populasi penelitian sebanyak 159 orang siswa. Tehnik sampel yang digunakan adalah tehnik total sampling yaitu masing-masing anggota populasi sekaligus bertindak sebagai sampel penelitian. Metode penelitian dilakukan dengan survetes, meliputi tes kecepatan lari, tes daya ledak otot tungkai dan tes lompat jauh gaya lenting. Data hasil penelitian diolah dengan tehnik korelasi dan dilanjutkan tehnik regresi menggunakan taraf signifikan 5%. Hasil pengukuran berdasarkan skoring hasil pengukuran variable kecepatan lari 40 meter dengan satuan detik, memiliki rata-rata 12,8065; Standar Devisiasi sebesar 0,731. Daya ledak otot tungkai dengan satuan centimeter, memiliki rata-rata sebesar 205,55; Standar Devisiasi sebesar 12,315. Adapun hasil lompat jauh dengan satuan centimeter memiliki rata-rata sebesar 222,000; Standar Devisiasi sebesar 34,88407. Hasil analisis regresi antara X1 dengan Y diperoleh 15,350 dengan taraf Signifikan 0,000 lebih besar dari t table ; X2 dengan Y diperoleh t hitung sebesar 44,7 dengan taraf Signifikan 0,031 lebih kecil dari t table ( 1,47 ) berdasarkan hasil perhitungan maka variabel predictor penelitian adalah kecepatan lari 40 m dan daya ledak otot tungkai dinyatakan berarti menunjukkan bahwa F hitung sebesar 45,781 ≥ F table ( 1,44 ) pada taraf Signifikan 0,000, sehingga potensi nihil yang menyatakan “Tidak ada hubungan yang signifikan antara r^x1 y (ditolak)”. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat dinyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara X1 terhadap Y. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa F hitung sebesar 24,817 ≥ F table pada signifikan 0,000, sehingga hipotesis nihil yang menyatakan “Tidak ada hubungan yang signifikan antara X2, (ditolak)”. Berdasarkan pada hasil tersebut maka dapat dinyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara x2 y Simpulan yang dapat diambil adalah : 1) ada hubungan yang signifikan antara kecepatan lari cepat 40 m dengan hasil lompat jauh gaya lenting, 2) ada hubungan antara daya ledak otot tungkai dengan hasil lompat jauh gaya lenting, dan 3) ada hubungan yang signifikan antara kecepatan lari cepat 40 m dan daya ledak otot tungkai dengan hasil lompat jauh gaya lenting. Saran, berdasar pada hasil penelitian ini, disarankan dalam pemberian latihan lompat jauh gaya lenting dan jika ingin mencari bibit-bibit pelompat yang handal dapat memberikan unsur/mengutamakan kecepatan, dan daya ledak otot tungkai agar dapat hasil yang maksimal.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Subjects: O Sport > Education, Training, Research
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, S1
Depositing User: toro mahasiswa fisika
Date Deposited: 27 Nov 2011 04:10
Last Modified: 27 Nov 2011 04:10

Actions (login required)

View Item