ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KOPERASI (Study Kasus Pada KPRI di Kabupaten Tegal)


Liya Musdalifah, 3352405597 (2011) ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KOPERASI (Study Kasus Pada KPRI di Kabupaten Tegal). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang (UNNES).

[thumbnail of ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KOPERASI  (Study Kasus Pada KPRI di Kabupaten Tegal) ] Microsoft Word (ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KOPERASI (Study Kasus Pada KPRI di Kabupaten Tegal) )
Download (74kB)

Abstract

Liya Musdalifah. 2010. Analisis Tingkat Kesehatan Koperasi (Studi Kasus pada KPRI di Kabupaten Tegal). Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Semarang. Kata Kunci: Tingkat Kesehatan, CAMEL Koperasi dalam kegiatannya mengelola berbagai bidang usaha bagi anggotanya. Salah satu usaha yang dikembangkan biasanya adalah unit simpan pinjam yang kegiatannya menghimpun dana dan menyalurkan dana kembali ke anggotanya. Sebagai lembaga perantara keuangan, koperasi harus senantiasa menjaga kepercayaan yang diberikan anggota dalam mengelola dana . Perwujudan dari kesungguhan koperasi dalam mengelola dana dari anggota adalah dengan menjaga kesehatan kinerjanya. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka permasalahan yang diangkat dalam penelitian adalah bagaimana tingkat kesehatan KPRI di Kabupaten Tegal ditinjau dari tingkat kesehatan permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, rentabilitas dan likuiditas sesuai SK DIR BI No.30/KEP/DIR dan SE BI No.30/3/UPPB. Adapun penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis tingkat kesehatan permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, rentabilitas dan likuiditas KPRI di Kabupaten Tegal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh KPRI di Kabupaten Tegal yang berjumlah 70 KPRI. Penentuan populasi sasaran berdasarkan kriteria: (1) KPRI telah menyelesaikan laporan keuangan selama periode buku 2009, (2) KPRI telah menyerahkan data laporan keuangan selama periode tahun buku 2009 kepada Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Semarang, (3) KPRI bergerak dibidang usaha simpan pinjam. Adapun sampel tersebut berjumlah 21 KPRI. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa aspek permodalan KPRI dalam kondisi sehat dengan CAR rasio 54,81%, Aspek kualitas aktiva produktif, KAP 1 dalam kondisi sehat sebesar 7,24%. Untuk KAP 2 juga dalm kondisi sehat 157,81%. Aspek manajemen, untuk manajemen umum kondisi cukup sehat 35 poin. Untuk manajemen risiko dalam kondisi cukup sehat sebesar 45 poin. Aspek rentabilitas, ROA dalam kondisi sehat sebesar 3,33%.Untuk BOPO dalam kondisi sehat sebesar 61,14%. Aspek likuiditas KPRI, untuk cash rasio dalam kondisi sehat sebesar 30,21%. Untuk rasio LDR juga dalam kondisi sehat sebesar 76,22%. Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa Tingkat Kesehatan KPRI di Kabupaten Tegal secara keseluruhan dalam kondisi sehat. Hal ini menunkukkan bahwa KPRI di Kabupaten Tegal sudah baik dalam mengelola kinerjanya baik dalam manajerial maupun operasionalnya. Tingkat Kesehatan KPRI tersebut tidak terlepas dari kondisi tingkat kesehatan tiap faktor maupun komponen yang dikenal dengan metode CAMEL yaitu Capital (permodalan), Asset (Kualitas Aktiva Produktif), Management (Manajemen), Earning (Rentabilitas). Dan Liquidity (Likuiditas). Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pihak-pihak akademis maupun non akademis. Bagi pihak akademis dapat memberikan tambahan bukti empiris dalam mengukur tingkat kesehatan suatu KPRI dengan rasio CAMEL. Bagi non akademis, diharapkan dapat bermanfaat bagi pengurus dan anggota KPRI di Kabupaten Tegal untuk mendapatkan informasi mengenai tingkat kesehatan koperasi yang akurat.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Manajemen, S1
Depositing User: Users 3314 not found.
Date Deposited: 27 Nov 2011 09:19
Last Modified: 27 Nov 2011 09:19
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/9392

Actions (login required)

View Item View Item