INTERAKSI SOSIAL ANTARA SISWA KELAS RSBI DAN KELAS REGULAR (STUDI KASUS DI KELAS XI IPS SMA KESATRIAN 1 SEMARANG)


Anis Suryaningsih, 3501405067 (2011) INTERAKSI SOSIAL ANTARA SISWA KELAS RSBI DAN KELAS REGULAR (STUDI KASUS DI KELAS XI IPS SMA KESATRIAN 1 SEMARANG). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang (UNNES).

[thumbnail of INTERAKSI SOSIAL ANTARA SISWA KELAS RSBI DAN KELAS REGULAR (STUDI KASUS DI KELAS XI IPS SMA KESATRIAN 1 SEMARANG)] Microsoft Word (INTERAKSI SOSIAL ANTARA SISWA KELAS RSBI DAN KELAS REGULAR (STUDI KASUS DI KELAS XI IPS SMA KESATRIAN 1 SEMARANG))
Download (76kB)

Abstract

Suryaningsih, Anis. 2010. Interaksi Sosial Antara Siswa Kelas RSBI dan Regular (Studi Kasus di Kelas XI IPS SMA Kesatrian 1 Semarang). Skripsi, Jurusan Sosiologi dan Antropologi,FIS UNNES, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang. Kata Kunci: Interaksi Sosial , Kelas RSBI , Kelas Regular. Interaksi merupakan syarat utama tejadinya aktivitas sosial, dari interaksi akan tumbuh jalinan kerjasama, saling membutuhkan dan sebagainya. Sekolah sebagai lembaga yang di dalamnya terdapat reaksi dan interaksi dituntut untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk siswanya. Perbedaan latar belakang sangat berpengaruh terhadap interaksi yang terjadi. Di SMA Kesatrian 1 Semarang terdapat dua kelas yaitu kelas RSBI dan kelas regular dimana keduanya mempunyai latar belakang proses pendidikan yang berbeda. Siswa kelas RSBI lebih diarahkan untuk menjadi siswa yang mempunyai standar internasional, sedang siswa kelas regular tidak. Latar belakang proses pengajaran yang berbeda tersebut berimbas pada perbedaan fasilitas. Kelas RSBI mempunyai fasilitas yang lengkap dibanding kelas regular, yaitu AC dan LCD proyektor di setiap ruang kelas, kapasitas kelas dengan sedikit siswa sehingga kondusif untuk belajar mengajar, proses pembelajaran mata pelajaran tertentu menggunakan Bahasa Inggris, dan setiap siswa RSBI mendapat pinjaman laptop dari sekolah. Lain dengan siswa kelas regular yang hanya mendapat fasilitas AC dan LCD proyektor di setiap ruang kelas, siswa kelas regular tidak dituntut untuk menjadi siswa yang memilki standar internasional. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui interaksi sosial yang ada antara siswa kelas RSBI dengan kelas regular di SMA Kesatrian I Semarang. (2) Untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi interaksi antara siswa kelas RSBI dengan kelas regular di SMA Kesatrian I Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di SMA Kesatrian 1 Semarang. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS RSBI dan siswa kelas XI IPS regular, informannya adalah guru-guru yang mengajar di kelas XI IPS RSBI dan kelas XI IPS regular SMA Kesatrian 1 Semarang. Fokus penelitian ini berupa : interaksi sosial antara siswa kelas XI IPS RSBI dan regular dan faktor yang mempengaruhi interaksi. Setelah mendapatkan landasan kepustakaan, kemudian dilakukan pengumpulan data dari person atau orang serta dokumen dengan metode wawancara (interview) serta dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan model analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas RSBI lebih intensif berinteraksi dengan teman satu kelasnya (in-group) karena adanya fasilitas kelas yang lengkap, sedang kelas regular lebih bisa membaur baik dengan in-group ataupun out-group (kelas lain). Dari interaksi yang terjadi antar siswa kelas RSBI dan reguler muncul dua bentuk interaksi yaitu interaksi asosiatif yang berupa kerjasama antar siswa dalam acara-acara sekolah, dan interaksi disosiatif yang berupa persaingan dalam bidang akademik. Faktor pendukung interaksi adalah kesamaan tenaga pendidik yang mengampu mata pelajaran, serta rasa solidaritas yang terjalin kuat sehingga antar siswa membaur tanpa membawa perbedaan status. Faktor penghambat adalah adanya perbedaan fasilitas antar kelas RSBI dan reguler, serta perbedaan paradigma antar individu dalam memandang suatu hal. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah interaksi antar kelas RSBI dan reguler dipengaruhi adanya perbedaan fasilitas yang berdampak pada intensitas terjadinya interaksi antar kedua kelas tersebut . Interaksi dipengaruhi oleh adanya hambatan seperti perbedaan fasilitas dan perbedaan paradigma pada masing-masing individu siswa dalam menanggapi suatu hal. Pendukung interaksi berupa adanya kesamaan tenaga pendidik yang mengampu mata pelajaran serta rasa solidaritas yang tinggi dan keinginan untuk berinteraksi tanpa membedakan latar belakang. Saran dari skripsi ini diharapkan siswa kelas RSBI maupun regular sering melakukan kerjasama dalam acara yang diadakan sekolah, karena meski berbeda latar belakang proses pendidikannya, mereka mempunyai tujuan yang sama yaitu menuntut ilmu dan membawa nama baik sekolah di dunia luar, yang kedua, ikut serta dalam ekstrakulikuler untuk menambah intensitas interaksi diantara siswa.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
Depositing User: Users 3314 not found.
Date Deposited: 27 Nov 2011 09:23
Last Modified: 27 Nov 2011 09:23
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/9356

Actions (login required)

View Item View Item