Persepsi Masyarakat terhadap Kinerja Pelayanan Publik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boyolali

Trigiyani, 3401406025 (2011) Persepsi Masyarakat terhadap Kinerja Pelayanan Publik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boyolali. Under Graduates thesis, universitas negeri semarang.

This is the latest version of this item.

Abstract

Trigiyani. 2010. Persepsi Masyarakat terhadap Kinerja Pelayanan Publik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boyolali. Skripsi. Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: Drs. Slamet Sumarto, M.Pd. Pembimbing II: Moh. Aris Munandar, S. Sos, M.M. Kata Kunci: Kinerja Kualitas Pelayanan Publik, Kepuasan Masyarakat. Salah satu pelaksanaan otonomi daerah sesuai dengan Undang-Undang No. 32 tahun 2004 adalah pemberian wewenang kepada daerah untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat. Akan tetapi penyelenggaraan pelayanan publik oleh aparatur pemerintah masih banyak dijumpai kelemahan, yaitu ditandai dengan adanya berbagai keluhan dari masyarakat. Hal ini menjadi indikasi bahwa kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik belum tercapai secara maksimal. Untuk itu perlu dikembangkan strategi peningkatan kepuasan masyarakat, yaitu strategi kualitas pelayanan yang menyebabkan kepuasan masyarakat meningkat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana persepsi masyarakat terhadap kinerja kualitas pelayanan publik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boyolali? (2) Bagaimana persepsi masyarakat terhadap kepuasan pelayanan publik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boyolali? (3) Adakah hubungan antara kinerja kualitas pelayanan publik dengan kepuasan masyarakat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boyolali? Penelitian ini mengunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah masyarakat pemohon pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boyolali pada tahun 2009 yang berjumlah 44621 orang. Penarikan sampel pada penelitian ini dilakukan secara acak dengan teknik quota sampel dan dihitung dengan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebesar 100 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, kuesioner (angket), dan observasi. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif persentase dan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (71%) masyarakat pemohon pelayanan menyatakan kinerja kualitas pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boyolali termasuk dalam kategori baik. Kinerja kualitas pelayanan tersebut menyangkut lima aspek yaitu: reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), ansurance (jaminan), emphaty (empati), tangibles (bukti lansung). Separuh lebih (51%) masyarakat pemohon pelayanan menyatakan puas terhadap pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boyolali. Ada hubungan signifikan antara kinerja kualitas pelayanan publik dan kepuasan masyarakat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Boyolali yang ditunjukkan oleh hasil korelasi Product Moment, dimana r hitung hasil penelitian (0,656) > r tabel dengan = 5% yaitu sebesar 0,195 dengan N = 100, sehingga Ha diterima. Ini berarti bahwa semakin meningkat kinerja kualitas pelayanan publik maka kepuasan masyarakat akan meningkat pula. Kinerja kualitas pelayanan dapat meningkatkan kepuasan masyarakat karena kinerja kualitas pelayanan merupakan sejumlah keunggulan atau keistimewaan prestasi kerja petugas pelayanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berkaitan dengan produk pelayanan (proses, sikap petugas, sarana dan prasarana, serta lingkungan pelayanan) yang disesuaikan dengan keinginan masyarakat sehingga masyarakat akan merasa puas. Saran yang diberikan adalah (1) Memberikan pelayanan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan, (2) Memperbaiki mutu sumber daya manusia (SDM) petugas pelayanan, (3) Memperbaiki sistem antrian pelayanan, (4) Mempercepat dalam menanggani setiap keluhan dari masyarakat, (5) Menyediakan komputer dan printer cadangan sehingga proses pelayanan dapat berjalan lancar, (6) Menambah kursi di ruang tunggu pelayanan, (7) Meningkatkan kedisiplinan kerja (8) Memperbaiki kondisi letak dinas yang kurang strategis, dan (9) Melakukan pengukuran kepuasan masyarakat secara berkala.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kinerja Kualitas Pelayanan Publik, Kepuasan Masyarakat
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
K Law > K Law (General)
Fakultas: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum, S1
Depositing User: pradana adi fisika
Date Deposited: 27 Nov 2011 04:25
Last Modified: 27 Nov 2011 04:25

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item