Komparasi Hasil Belajar Kimia Menggunakan Model Pembelajaran Tipe TSTS dan Tipe Jigsaw pada Siswa SMA Negeri 1 Kutowinangun.


Siti Endah Purwani, 4301406036 (2010) Komparasi Hasil Belajar Kimia Menggunakan Model Pembelajaran Tipe TSTS dan Tipe Jigsaw pada Siswa SMA Negeri 1 Kutowinangun. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Komparasi Hasil Belajar Kimia Menggunakan Model Pembelajaran Tipe TSTS dan Tipe Jigsaw pada Siswa SMA Negeri 1 Kutowinangun.] Microsoft Word (Komparasi Hasil Belajar Kimia Menggunakan Model Pembelajaran Tipe TSTS dan Tipe Jigsaw pada Siswa SMA Negeri 1 Kutowinangun.) - Published Version
Download (56kB)

Abstract

Purwani, Siti Endah. 2010. Komparasi Hasil Belajar Kimia Menggunakan Model Pembelajaran Tipe TSTS dan Tipe Jigsaw pada Siswa SMA Negeri 1 Kutowinangun. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: DR.A.Tri Widodo. Pembimbing II: Dra. Titi Wahyukaeni, M. Pd. Kata Kunci: Komparasi, Hasil belajar kimia,TSTS, Jigsaw. Kimia merupakan salah satu mata pelajaran bersifat abstrak yang sulit dipahami oleh sebagian siswa sehingga mengakibatkan hasil belajar kimia siswa menjadi rendah. Oleh karena itu penyajian materi perlu mendapat perhatian guru dan hendaknya dalam pembelajaran di sekolah guru dapat memilih dan menggunakan model pembelajaran yang banyak melibatkan siswa aktif dalam belajar baik mental, fisik maupun sosial. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat digunakan diantaranya adalah pembelajaran dengan model Cooperative Learning. Ada beberapa tipe dalam model pembelajaran Cooperative Learning diantaranya tipe TSTS dan tipe Jigsaw. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kimia antara yang menggunakan model pembelajaran tipe TSTS dan tipe Jigsaw dan untuk mengetahui model mana yang dapat memberikan hasil belajar kimia yang lebih baik antara tipe TSTS dan tipe Jigsaw pada siswa SMA Negeri 1 Kutowinangun. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IA SMA Negeri 1 Kutowinangun. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling sehingga didapatkan dua kelas kelompok eksperimen yaitu kelompok I yang dikenai pembelajaran tipe TSTS dan kelompok eksperimen II dengan pembelajaran tipe Jigsaw. Rancangan penelitian ini adalah Modification Pretest Postest Comparations Groups Design.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata hasil belajar kognitif kelompok eksperimen I mencapai 79,73 dan kelompok eksperimen II sebesar 74,53. Kemudian diuji hipotesisnya menggunakan uji dua pihak kanan dan satu pihak. Berdasarkan uji dua pihak kanan data post test diperoleh thitung (3,75) > ttabel (1,99) yang berarti bahwa terdapat perbedaan hasil belajar kimia antara yang yang menggunakan model pembelajaran tipe TSTS dan tipe Jigsaw. Dan menurut hasil uji satu pihak diperoleh thitung (3,75) > ttabel (1,67) yang menunjukkan bahwa hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran tipe TSTS (Two Stay Two Stray) lebih baik dari pada tipe Jigsaw. Oleh karena itu hendaknya guru lebih bijaksana dalam memilih model pembelajaran yang tepat sehingga dapat menciptakan situasi dan kondisi kelas yang kondusif agar hasil belajar kimia dan keaktifan siswa dapat mengalami peningkatan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Komparasi, Hasil belajar kimia,TSTS, Jigsaw.
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QD Chemistry
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Kimia, S1
Depositing User: Users 3264 not found.
Date Deposited: 23 Nov 2011 07:48
Last Modified: 23 Nov 2011 07:48
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/9186

Actions (login required)

View Item View Item