PENGARUH BIAYA KUALITAS TERHADAP PRODUK RUSAK PADA CV. ANEKA ILMU SEMARANG


Rosyida Nor Eliyana , 3351403074 (2009) PENGARUH BIAYA KUALITAS TERHADAP PRODUK RUSAK PADA CV. ANEKA ILMU SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of PENGARUH BIAYA KUALITAS TERHADAP PRODUK RUSAK PADA CV. ANEKA ILMU SEMARANG]
Preview
PDF (PENGARUH BIAYA KUALITAS TERHADAP PRODUK RUSAK PADA CV. ANEKA ILMU SEMARANG) - Published Version
Download (684kB) | Preview

Abstract

Era industralisai yang semakin komporatif sekarang ini, setiap perusahaan dituntut untuk dapat ikut serta dalam persaingan. Usaha yanng dilakukan perusahaan agar dapat bersaing adalah dengan meningkatkan kualitas hasil produksinya. Kualitas yang meningkat akan mengurangi terjadinya produk rusak sehingga akan meningkatkan laba. Menurut Hansen & Mowen biaya pencegahan dan biaya penilaian meningkat berarti menunjukkan jumlah unit produk rusak turun dan sebaliknya jika biaya pencegahan dan biaya penilaian menurun jumlah unit produksi rusak meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh biaya kualitas terhadap produk rusak di CV. Aneka Ilmu Semarang. Objek penelitian ini adalah CV. Aneka Ilmu Semarang. Variabel yang diteliti adalah biaya kualitas (biaya pencegahan dan biaya penilaian) dan produk rusak. Data diambil dengan metode dokumentasi dan data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunujukkan hasil regresi berganda diperoleh persamaan Y= 74060,454-0,0010 X1 -0,0009 X2 hal ini menunjukkan bahwa X1 dan X2 berpengaruh secara negatif terhadap Y. Dari hasil uji t diperoleh hasil thitung biaya pencegahan sebesar -3,439 dengan taraf signifikansi 0,002 dan thitung biaya penilaian sebesar -2,424 dengan taraf signifikansi 0,021. Karena hasil thitung bertanda negatif, maka biaya pencegahan dan biaya penilaian mempunyai pengaruh yang negatif signifikan terhadap produk rusak. Dari pengujian secara bersama-sama dengan uji F menunjukkan Fhitung sebesar 7,763 dengan taraf signifikansi 0,002. Hal ini berarti biaya kualitas secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan dan mampu menjelaskan variabel produk rusak. Dari nilai (R2) secara simultan diketahui biaya kualitas berpengaruh terhadap produk rusak sebesar 0,279 atau 27,9%, jadi dapat dikatakan bahwa 27,9 % perubahan produk rusak disebabkan oleh perubahan biaya pencegahan dan biaya penilaian secara bersama-sama. Sedangkan 72,1% perubahan produk rusak disebabkan oleh variabel lain di luar komponen biaya kualitas (biaya pencegahan dan biaya penilaian). Dari uji (r2) parsial untuk variabel biaya pencegahan sebesar 0,264 dan variabel biaya penilaian sebesar 0,151. Hal ini mengandung arti bahwa sumbangan parsial masing-masing variabel adalah sebesar 26,4% untuk biaya pencegahan dan 15,1% untuk biaya penilaian. Dari hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa biaya kualitas merupakan modal yang berharga dalam rangka meminimalkan produk rusak yang terjadi pada CV. Aneka Ilmu Semarang. Adanya hubungan yang signifikan antara biaya kualitas dengan produk rusak perlu diperhatikan bagi manajemen perusahaan dalam pencapaian kualitas produk yang lebih baik secara menyeluruh sehingga dapat meminimalisir produk rusak yang terjadi.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Biaya Kualitas, Produk Rusak
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, S1
Depositing User: Users 98 not found.
Date Deposited: 04 Apr 2011 07:29
Last Modified: 25 Apr 2015 04:12
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/910

Actions (login required)

View Item View Item