Upaya Meningkatkan Empati Melalui Layanan Bimbingan Kelompok pada Siswa Kelas X.B MA Al-Asror Gunungpati Semarang Tahun Ajaran 2010/2011

Rina Stiyaningsih, 1301406036 (2011) Upaya Meningkatkan Empati Melalui Layanan Bimbingan Kelompok pada Siswa Kelas X.B MA Al-Asror Gunungpati Semarang Tahun Ajaran 2010/2011. Under Graduates thesis, universitas negeri semarang.

This is the latest version of this item.

Abstract

Stiyaningsih, Rina. 2011. Upaya Meningkatkan Empati Melalui Layanan Bimbingan Kelompok pada Siswa Kelas X.B MA Al-Asror Gunungpati Semarang Tahun Ajaran 2010/2011. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang. Dr. Supriyo, M.Pd. dan Drs. Eko Nusantoro, M.Pd. Kata kunci: empati, bimbingan kelompok Sebagai makhluk sosial, individu dituntut untuk saling mengerti dan memahami satu sama lain, mengerti dan memahami apa yang terjadi dan apa yang dirasakan individu lain. Karena itu empati sangat dibutuhkan dalam kehidupan berinteraksi individu satu dengan individu lain. Interaksi siswa yang terjadi di kelas X.B yaitu siswa tidak memperhatikan guru yang sedang menerangkan materi, melakukan hal-hal yang tidak penting seperti suka berceloteh atau mengungkapkan pendapat yang tidak perlu, dan bergurau dengan temannya dimana hal-hal tersebut merupakan indikasi dari kurangnya empati. Adapun tujuan dalam penelitian ini : (1) untuk mengetahui tingkat empati yang dimiliki siswa kelas X.B sebelum dan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok; (2) untuk mengetahui sejauh mana layanan bimbingan kelompok mampu meningkatkan empati siswa kelas X.B. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X.B MA Al-Asror Gunungpati Semarang Tahun Ajaran 2010/2011 dengan jumlah keseluruhan 40 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah stratified random sampling, yaitu teknik pengambilan sampel gabungan dari 2 teknik berstrata dan acak untuk diberikan layanan bimbingan kelompok. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan skala psikologi dengan alatnya skala empati. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah statistik non parametrik dengan rumus wilcoxon. Hasil uji wilcoxon diperoleh Zhitung = 2, 803 dan Ztabel = 1,96 sehingga Zhitung > Ztabel. Dengan demikian maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil tersebut menunjukkan tingkat empati siswa kelas X.B MA Al-Asror Gunungpati Semarang meningkat setelah memperoleh layanan bimbingan kelompok. Dari hasil penelitian menunjukkan empati siswa sebelum memperoleh bimbingan kelompok 59.44% tergolong dalam kategori sedang dan setelah memperoleh bimbingan kelompok 63.09%, masuk dalam kategori sedang. Perbedaan tingkat penyesuaian diri kelayan sebelum dan sesudah bimbingan kelompok sebesar 3.65%. Selain itu, siswa mengalami perkembangan perilaku yang lebih baik dilihat dari meningkatnya kemampuan imajinasi, kesadaran diri, kesadaran terhadap orang lain, keterbukaan, ketersediaan kerangka pikir estetis dan moral, serta kepercayaan pada orang lain. Simpulan dari penelitian ini adalah empati siswa kelas X.B MA Al-asror Gunungpati Semarang dapat meningkat setelah mendapatkan layanan bimbingan kelompok. Adapun saran yang dapat peneliti sampaikan adalah agar pihak sekolah memberikan jam masuk kelas kepada guru pembimbing agar dapat memberikan layanan bimbingan kelompok.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: empati, bimbingan kelompok
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling, S1
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling (S1)
Depositing User: pradana adi fisika
Date Deposited: 22 Nov 2011 19:19
Last Modified: 22 Nov 2011 19:19

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item