Profesionalisme Guru IPS dalam Proses Pembelajaran dan Daya Serap Mata Pelajaran IPS Sejarah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Susukan Banjarnegara Tahun Ajaran 2009/2010


Tetes Sri Lestari, 3101406532 (2011) Profesionalisme Guru IPS dalam Proses Pembelajaran dan Daya Serap Mata Pelajaran IPS Sejarah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Susukan Banjarnegara Tahun Ajaran 2009/2010. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Profesionalisme Guru IPS dalam Proses Pembelajaran dan Daya Serap Mata Pelajaran IPS Sejarah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Susukan Banjarnegara Tahun Ajaran 2009/2010]
Preview
PDF (Profesionalisme Guru IPS dalam Proses Pembelajaran dan Daya Serap Mata Pelajaran IPS Sejarah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Susukan Banjarnegara Tahun Ajaran 2009/2010) - Published Version
Download (122kB) | Preview

Abstract

Tetes Sri Lestari. 2010. Profesionalisme Guru IPS dalam Proses Pembelajaran dan Daya Serap Mata Pelajaran IPS Sejarah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Susukan Banjarnegara Tahun Ajaran 2009/2010. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang. Kata Kunci : profesionalisme guru, daya serap, IPS Pendidikan merupakan sarana mewujudkan cita-cita nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. IPS sejarah adalah sumber kekuatan bagi berfungsinya sarana tersebut dengan efektif, karena IPS sejarah adalah dasar bagi terbinanya identitas nasional yang merupakan salah satu modal utama dalam membangun bangsa dimasa kini maupun dimasa yang akan datang. Pembelajaran merupakan aspek yang paling penting dalam rangkaian proses pendidikan.Pembelajaran terdiri atas berbagai komponen diantaranya yaitu guru, siswa, materi pelajaran serta metode mengajar yang tidak dapat dipisahkan satu persatu. Guru mempunyai peranan penting dalam kegiatan pembelajaran karena guru yang mampu memahami, mendalami, melaksanakan,dan akhirnya mencapai tujuan pendidikan.Tujuan pendidikan dapat diwujudkan oleh guru profesional sehingga dapat meningkatkan daya serap siswa secara optimal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah profesionalisme guru IPS sejarah kelas VIII di SMP Negeri 2 Susukan Banjarnegara dalam proses pembelajaran?, (2) Bagaimanakah daya serap materi IPS sejarah siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Susukan Banjarnegara tahun ajaran 2009/2010?, dan (3) Bagaimanakah komparasi profesionalisme guru IPS sejarah dalam proses pembelajaran dan daya serap materi IPS Sejarah siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Susukan Banjarnegara tahun ajaran 2009/2010?. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui profesionalisme guru IPS sejarah kelas VIII di SMP Negeri 2 Susukan Banjarnegara dalam proses pembelajaran, (2) Mengetahuidaya serap materi IPS sejarah siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Susukan Banjarnegara tahun ajaran 2009/2010, dan (3) Mengetahui komparasi profesionalisme guru IPS dalam proses pembelajaran dan daya serap materi IPS Sejarah siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Susukan Banjarnegara tahun ajaran 2009/2010. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yang bersifat kualitatif. Subyek dalam penelitian ini yaitu guru IPS kelas VIII di SMP Negeri 2 Susukan Banjarnegara tahun 2009/2010 yaitu Bapak Suroso, S.Pd guru IPS kelas VIIIA, VIIIB, dan VIIIC yang selanjutnya disebut subyek pertama, dan Ibu Siti Sukarni, S.Pd guru IPS kelas VIIID, VIIIE, VIIIF, dan VIIIG yang selanjutnya disebut subyek kedua.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode (1) wawancara, (2) pengamatan/Observasi, dan (3) dokumen. Uji validitas data menggunkan teknik triangulasi. Teknik triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pemeriksaan dengan memanfaatkan penggunaan sumber. Hasil penelitian menyatakan bahwa guru IPS sejarah kelas VIII merupakan guru yang profesional, komparasi profesionalisme guru IPS sejarah dalam pembelajaran dan daya serap siswa antara subyek I dan subyek II lebih profesional subyek I dibandingkan subyek II. Daya serap materi IPS Sejarah siswa yang diampu subyek I sebesar 81,72% dengan capaian target kurikulum telah maksimal sesuai dengan jumlah pokok bahasan yang ada, skor tertinggi populasi adalah 97 dan skor terendah populasi adalah 46. Daya serap materi IPS Sejarah siswa yang diampu subyek II sebesar 67,40% dengan capaian target kurikulum telah maksimal sesuai dengan jumlah pokok bahasan yang ada, skor tertinggi populasi adalah 90 dan skor terendah populasi adalah 50. Saran yang diajukan dalam penelitian ini sebagai berikut: (1) Guru hendaknya mengurangi metode ceramah dalam mengajar karena siswa akan merasa bosan dan cenderung pasif sehingga daya serap siswa dapat maksimal.Guru hendaknya giat mengikuti pelatihan, lokakarya, ataupun seminar guna meningkatkan profesionalisme sebagai seorang guru.(2) Sekolah hendaknya mengirimkan guru-guru IPS untuk mengikuti pelatihan, lokakarya, dan seminar atau mengadakan kegiatan yang menunjang peningkatan kemampuan serta kualitas guru.Sekolah hendaknya melengkapi sarana dan prasarana pembelajaran terutama yang berkaitan dengan media pembelajaran dan buku-buku referensi penunjang pembelajaran.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: profesionalisme guru, daya serap, IPS
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah, S1
Depositing User: Users 3313 not found.
Date Deposited: 20 Nov 2011 18:28
Last Modified: 20 Nov 2011 18:28
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/8872

Actions (login required)

View Item View Item